PALU – Pemerintah Kota (Pemkot) Palu melaksanakan kegiatan penguatan kapasitas kewilayahan di Kecamatan Tawaeli, Rabu (04/03).
Kegiatan ini menjadi salah satu terobosan baru Pemkot Palu di bawah kepemimpinan Wali Kota Hadianto Rasyid bersama Wakil Wali Kota Imelda Liliana Muhidin.
Penguatan kapasitas kewilayahan ini diikuti oleh para lurah dan sekretaris lurah se-Kecamatan Tawaeli, sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan di tingkat kelurahan serta memperkuat sinergi dalam pelaksanaan program pembangunan di wilayah Kota Palu.
Turut hadir Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi dan Keuangan, Nathan Pagasongan, unsur Bagian Organisasi dan Tata Laksana Setda Kota Palu, serta pihak terkait lainnya.
Penguatan kapasitas kewilayahan ini menghadirkan tiga camat sebagai narasumber, yakni Camat Tatanga Muhammad Yusuf, Camat Palu Timur Gunawan, serta Camat Palu Selatan, Goenawan.
Camat Tatanga, Muhammad Yusuf, menyampaikan secara garis besar mengenai peran strategis aparatur sipil negara (ASN), khususnya camat dan lurah, dalam penyelenggaraan pemerintahan di wilayah.
Menurutnya, terdapat empat pilar utama dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah yang harus dijalankan hingga ke tingkat lingkungan terkecil.
Sementara itu, Camat Palu Timur Gunawan memaparkan materi terkait tugas pokok dan fungsi (tupoksi) serta peran kelurahan dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan.
Selanjutnya, Camat Palu Selatan Goenawan, turut berbagi pengalaman perjalanan kariernya di lingkungan Pemerintah Kota Palu.
Ia menceritakan pengalamannya sejak memulai karier sebagai staf di Kecamatan Palu Selatan, kemudian bertugas di Palu Utara, hingga dilantik sebagai kepala seksi di Lambara.
“Pengalaman itu luar biasa. Tidak lain bagaimana kita mendedikasikan diri bekerja dengan baik di Pemerintah Kota Palu. Jadi jiwa saya saya serahkan untuk Kota Palu, karena siapa lagi kalau bukan kita yang membangun Kota Palu,” ungkap camat.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi berbagi informasi serta tanya jawab antara peserta dan para narasumber.
Diskusi tersebut berlangsung interaktif dan menjadi ruang bagi peserta untuk bertukar pengalaman serta memperkuat koordinasi di tingkat wilayah.
Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi dan Keuangan, Nathan Pagasongan, menyampaikan pentingnya bekerja secara terstruktur dan membangun sinergitas antar ASN.
Menurutnya sinergitas menjadi kunci utama dalam mewujudkan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.
“Yang pertama kita harus memiliki persamaan cara berpikir. Kita harus bekerja sama dengan baik, membangun sinergitas, serta membagi tugas dengan baik. Semua yang diawali dengan baik, hasilnya juga akan baik,” ujarnya
Nathan juga mengingatkan bahwa ASN harus mampu menjadi contoh bagi masyarakat dalam berbagai hal, termasuk dalam kepatuhan terhadap kewajiban daerah, salah satunya adalah pembayaran retribusi sampah dan pembayaran PBB-P2.
“ASN harus memberikan contoh. Kita harus bayar retribusi sampah duluan,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Nathan turut mengingatkan rencana lelang jabatan yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Palu dalam waktu mendatang.
Dirinya mendorong para pejabat, khususnya di wilayah Kecamatan Tawaeli, untuk mempersiapkan diri dan berkompetisi secara sehat.
“Silakan para pejabat se-Kecamatan Tawaeli ikut bertarung dalam lelang jabatan yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kota Palu. Dan bagi pejabat yang hari ini menduduki jabatan, bersiap-siaplah untuk dievaluasi,” bebernya. ***

