PALU – Pelaksana tugas (Plt) Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palu, Rahmad Mustafa, membuka kegiatan perlombaan dalam rangka peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional Tahun 2026, pada Sabtu (25/04).

Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Wali Kota Palu tersebut diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palu bekerja sama dengan sejumlah pihak, dengan mengangkat tema “Bersatu Dalam Siaga, Tangguh Menghadapi Bencana.”

Sejumlah lomba tersebut antara lain, simulasi evaluasi dan ketangkasan pemadaman api, lomba storytelling inklusi, dan lomba mewarnai anak.

Asisten Rahmad Mustafa mengatakan, peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional merupakan momentum penting, khususnya bagi masyarakat Kota Palu, untuk terus meningkatkan kesadaran, kewaspadaan, serta kesiapan dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, Kota Palu memiliki pengalaman yang sangat berharga sekaligus menjadi pelajaran besar dari peristiwa bencana yang pernah terjadi. Oleh karena itu, kesiapsiagaan bukan lagi menjadi pilihan, tetapi merupakan kebutuhan dan tanggung jawab bersama,” ujarnya

Melalui kegiatan perlombaan tersebut, kata dia, pemerintah melihat adanya upaya positif dalam menumbuhkan semangat edukasi kebencanaan, meningkatkan keterampilan, serta membangun budaya sadar bencana sejak dini, terutama di kalangan generasi muda.

“Diharapkan kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi semata, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan, membangun solidaritas, serta memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi situasi darurat,” lanjutnya

Pemerintah Kota Palu, kata Rahmad, berkomitmen untuk terus memperkuat sistem penanggulangan bencana yang terintegrasi, mulai dari upaya mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga pemulihan pascabencana.

Namun demikian, keberhasilan upaya tersebut sangat bergantung pada partisipasi aktif seluruh masyarakat.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk terus meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kepedulian terhadap risiko bencana di lingkungan masing-masing.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai pengingat bahwa kesiapsiagaan adalah investasi terbaik untuk melindungi diri, keluarga, dan masa depan kita bersama,” tutupnya. ***