PALU – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Tengah mendorong Ketua DPC PKB Kota Palu, H. Nanang, untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Palu 2030.
Dorongan tersebut disampaikan dalam Musyawarah Cabang (Muscab) PKB se-Sulteng di Aston Hotel, Palu, Sabtu (18/4) lalu.
Ketua DPW PKB Sulteng H. Risharyudi Triwibowo menegaskan bahwa H. Nanang diproyeksikan sebagai calon Wakil Wali Kota Palu.
“H. Nanang calon Wakil Wali Kota Palu,” ujarnya.
Menurutnya, secara kalkulasi politik, H. Nanang dinilai layak maju dalam kontestasi Pilkada. Hal ini didasarkan pada rekam jejaknya yang telah menjabat sebagai anggota DPRD Kota Palu selama tiga periode dengan tren perolehan suara yang terus meningkat.
Selain itu, kontribusinya dinilai turut mendorong peningkatan suara PKB di berbagai daerah pemilihan.
H. Nanang juga dikenal sebagai kader internal partai yang saat ini menjabat sejumlah organisasi ekternal yang produktif. Karier politiknya dimulai dari organisasi kepemudaan, kemudian legislatif, sehingga dianggap memiliki pengalaman di tingkat lokal.
Risharyudi menambahkan, PKB menargetkan untuk mengusung kader sendiri pada Pilkada mendatang. Selama ini, PKB tercatat tiga kali berturut-turut memenangkan Pilkada Kota Palu, namun belum mengusung kader internal sebagai calon utama.
“Tiga kali berturut-turut Pilkada Kota Palu, PKB hattrick menang, tetapi hanya mengusung kandidat di luar kader. Ke depan, PKB harus mengusung kader sendiri,” tegasnya.
Selain itu, ia juga menargetkan peningkatan capaian politik lainnya, seperti perolehan satu kursi DPR RI dari daerah pemilihan Sulawesi Tengah (Sulteng), satu kursi DPRD Provinsi dari Kota Palu, serta penambahan kursi DPRD Kota Palu.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP PKB Muhammad Hanif Dhakiri yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi tren peningkatan suara PKB di setiap pemilihan legislatif.
Ia berharap PKB Kota Palu dapat meningkatkan jumlah kursi di DPRD dari tiga menjadi enam kursi pada pemilu mendatang.
“Kalau kemarin tiga, semoga bisa meningkat menjadi enam kursi,” katanya.
Menanggapi hal tersebut, H. Nanang menyatakan kesiapannya untuk menjalankan instruksi partai, termasuk menghadapi kontestasi Pilkada Palu 2030.
“Sebagai kader, wajib mendengar, menaati, dan melaksanakan instruksi partai, terutama yang berkaitan dengan keputusan strategis,” ujarnya.
H. Nanang menambahkan, Muscab PKB se-Sulteng ini menjadi momentum konsolidasi partai dalam memperkuat struktur organisasi sekaligus menyiapkan strategi menghadapi agenda politik ke depan, termasuk Pilkada 2030.

