DONGGALA – Pesona agrowisata Benkmor Camping Ground di Desa Bale, Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala menawarkan pengalaman wisata yang memadukan rekreasi, edukasi, dan keindahan alam.

Tempat ini sangat cocok untuk hiling karena menyuguhkan pemandangan alam dan lingkungan hijau.

Owner Benkmor Camping Ground, Meilin, mengatakan, agrowisata ini menyediakan suasana pedesaan yang asri dan menenangkan, cocok untuk rekreasi keluarga.

Selain rekreasi, lanjut dia, agrowisata Benkmor Camping Ground dapat meningkatkan ekonomi lokal dan memberikan nilai tambah bagi petani.

“Konsep kami memanfaatkan keindahan alam Agrowisata sangat menjanjikan, lokasinya asri, sangat pas untuk kegiatan heling atau camping grown,” ujarnya, Ahad (26/04).

Meilin juga menyebut pengelola Benkmor Camping Ground menyiapkan fasiltas pendukung yang lengkap.

Menurutnya, Desa Bale memiliki potensi agrowisata menjanjikan dan merupakan asset masa depa. Agrowisata ini dapat menjadi penyumbang PAD Desa.

Olehnya, kata dia, sudah sepantasnya dijaga keasrian alamnya.

“Kami mengelola tanpa merusak lingkungan sekitar, mari jaga alam kita, karena alam adalah asset berharga,” ucapnya.

Ia juga meminta dukungan pemerintah desa dan masyarakat setempat, untuk bekerjasama memajukan potensi wisata di daerah itu.

“Kami butuhkan dukungan pemerintah dan masyarakat setempat. Kami tidak bisa berjalan sendiri. Kami berharap agrowisata ini menjadi icon di Kabupaten Donggala,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Bale, Adam mendukung dikembangkannya agrowisata di Desa Bale. Agrowisata itu disebut dapat menarik minat para wisatawan dan berpotensi dalam peningkatan ekonomi masyarakat sekitar.

Apalagi Desa Bale, kata Adam menjadi salah satu daerah yang memiliki pengunungan yang masih asri di Kabupaten Donggala.

“Kami memang lagi bergerak di wisata-wisata yang siftnya edukasi,” ujar Adam.

Adam berharap agrowisata tersebut dapat menjadi wahana edukasi kepada anak-anak usia dini.

“Jangan sampai generasi mendatang tidak lagi dapat mengetahui tentang alam dan pertanian,” tutupnya.