BANGGAI, MAL — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Sri Atun, merealisasikan aspirasi masyarakat melalui program Pokir Sri Atun dengan menyalurkan bantuan sarana penunjang kegiatan bagi Gereja Katolik Santo Yohanes Pembaptis Banpres di Desa Molino, Kecamatan Luwuk Timur.
Bantuan tersebut berupa empat unit tenda berukuran 4×6 meter serta 200 unit kursi yang diperuntukkan bagi kelancaran kegiatan keagamaan dan sosial. Program ini merupakan tindak lanjut nyata dari usulan warga yang disampaikan saat agenda reses pada tahun 2025 silam.
Perwakilan warga Desa Molino sekaligus penghubung aspirasi, Rudiana, menyatakan bahwa pengadaan fasilitas melalui Pokir Sri Atun tersebut akhirnya dapat direalisasikan sepenuhnya pada tahun anggaran 2026. Ia mengapresiasi kecepatan respons anggota dewan dalam mengawal usulan konstituennya.
“Bantuan ini adalah usulan saat Ibu Sri Atun reses tahun lalu di Molino. Alhamdulillah, tahun ini terealisasi,” kata Rudiana, penghubung aspirasi masyarakat Desa Molino, Kamis (05/11).
Ketua Stasi Gereja Santo Yohanes Pembaptis Banpres, Yoris Yusnapu, menyambut baik bantuan tersebut dan menegaskan bahwa pemanfaatannya bersifat inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. Fasilitas ini tidak terbatas pada umat Katolik saja, melainkan dapat dipinjam oleh warga umum untuk berbagai keperluan hajatan.
“Nantinya bantuan berupa tenda dan kursi ini akan digunakan untuk kepentingan kegiatan keagamaan, sosial, umat jika ada hajatan. Bukan hanya untuk umat Katolik, tapi siapa saja boleh pinjam dan pakai,” kata Yoris Yusnapu, Ketua Stasi Gereja Santo Yohanes Pembaptis Banpres.
Penyaluran bantuan ini menjadi bukti komitmen anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera dalam memperjuangkan kebutuhan sarana publik melalui mekanisme penganggaran daerah.
Sri Atun berharap fasilitas ini dapat dirawat dengan baik oleh pihak gereja agar memberikan manfaat jangka panjang bagi warga. ***
