MOROWALI – Proyek Indonesia Growth Project (IGP) Morowali memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi Morowali melalui aktivitas operasional dan penguatan infrastruktur daerah secara berkelanjutan. Keberadaan proyek ini menjadi mesin penggerak baru bagi kesejahteraan masyarakat di wilayah Sulawesi Tengah.

Sejak memulai penambangan pada April 2025 dan pengiriman perdana pada akhir Juli 2025, PT Vale telah berhasil menjual sekitar 2,2 juta ton ore. Aktivitas perdagangan dan logistik ini secara langsung memicu peningkatan mobilitas barang yang menggairahkan sektor perhotelan serta jasa profesional di wilayah tersebut.

“Proyek IGP Morowali berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah melalui tiga pilar utama: aktivitas operasi, penciptaan peluang ekonomi, dan penguatan infrastruktur daerah,” kata Wafir, Head of Bahodopi Project IGP Morowali, belum lama ini.

Perusahaan juga secara konsisten melibatkan pelaku usaha lokal dalam rantai pasok industri. Dalam dua tahun terakhir, sebanyak 27 kontraktor lokal dan 34 subkontraktor lokal telah terlibat aktif sehingga memperkuat struktur ekonomi Morowali di tingkat akar rumput dan mendorong kemandirian bisnis lokal.

Selain aspek bisnis, pertumbuhan ekonomi Morowali didukung melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Perusahaan membangun infrastruktur sosial seperti jalan tani, drainase, dan fasilitas kesehatan untuk meningkatkan produktivitas masyarakat dalam jangka panjang.

Strategi hilirisasi nikel ini turut membuka lapangan kerja baru serta meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal melalui pelatihan vokasional. Langkah tersebut memastikan masyarakat setempat dapat berpartisipasi aktif dalam ekosistem industri yang semakin modern dan terdiversifikasi. ***