JAKARTA, MAL – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia secara resmi menunjuk Sudaryano Lamangkona sebagai Ketua Project Management Office (PMO) Platform Digital SAPA UMKM.
Penunjukan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mempercepat transformasi digital yang inklusif serta memperluas akses layanan bagi pelaku UMKM di seluruh Indonesia.
Sudaryano Lamangkona, yang saat ini menjabat sebagai Staf Ahli Menteri UMKM Bidang Komunikasi dan Hubungan Antar Lembaga, dinilai memiliki kapasitas strategis dalam membangun komunikasi publik dan memperkuat sinergi lintas lembaga.
Pengalaman ini menjadi pertimbangan utama dalam memimpin pengembangan dan integrasi Platform Digital SAPA UMKM sebagai ekosistem layanan digital nasional bagi pelaku usaha.
Menteri UMKM menyatakan bahwa pembentukan PMO Platform Digital SAPA UMKM merupakan langkah strategis untuk menghadirkan layanan digital terpadu atau one-stop service. Layanan ini diharapkan mampu memberikan akses yang lebih mudah, merata, dan efisien bagi pelaku UMKM di seluruh wilayah.
Platform SAPA UMKM dirancang untuk mengintegrasikan berbagai layanan esensial. Ini mencakup pendampingan usaha, fasilitasi legalitas, akses pembiayaan, hingga perluasan pasar, termasuk peluang untuk menembus pasar internasional. Melalui integrasi ini, pemerintah berharap jutaan pelaku UMKM dapat memperoleh layanan yang lebih cepat dan terkoordinasi.
Sebagai Ketua PMO, Sudaryano Lamangkona bertanggung jawab memimpin perencanaan, tata kelola, serta pelaksanaan integrasi platform tersebut. Ia menegaskan bahwa SAPA UMKM tidak hanya akan menjadi sebuah aplikasi digital, tetapi juga ekosistem layanan yang mampu menjawab kebutuhan nyata para pelaku usaha.
“SAPA UMKM hadir sebagai wujud keberpihakan negara kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Fokus utama PMO adalah memastikan platform ini mudah diakses, terintegrasi dari Sabang sampai Merauke, serta menjadi jembatan akselerasi bagi UMKM untuk naik kelas,” kata Sudaryano Lamangkona. ***
