PALU, MAL – Nama dan foto seorang pria berinisial AK beredar luas di media sosial setelah peristiwa dugaan pembunuhan satu keluarga di Jalan PDAM, Kelurahan Duyu, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Minggu (26/7/2026) malam.

Namun hingga Senin (27/7/2026), kepolisian belum mengonfirmasi identitas maupun keterkaitan pria tersebut dengan kasus yang sedang diselidiki.

Peristiwa itu mengakibatkan dua orang meninggal dunia, yakni seorang pria dan anaknya yang masih berusia sekitar dua tahun. Sementara seorang perempuan yang diduga istri korban mengalami luka serius dan masih menjalani perawatan medis.

Kasus tersebut terjadi sekitar pukul 23.30 WITA dan menggegerkan warga Kelurahan Duyu. Tiga korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di dalam rumah mereka.

Di tengah penyelidikan yang masih berlangsung, akun Facebook bernama Nur Fadila Amrah mengunggah sebuah postingan pada Senin (27/7/2026) sekitar pukul 10.00 WITA yang menyebut nama seorang pria yang diduga terkait dengan peristiwa tersebut.

Dalam unggahannya, akun tersebut menuliskan:

“Assalamualaikum. Kalau ada yg lihat orang ini segera tahan dan lapor polisi. Namanya AK (nama diinisialkan) pelaku pembunuhan sadis td malam di Duyu, wilayah Palu. Ponakanq 2 tahun sama papanya dia bunuh. Istrinya masih di rawat.”

Unggahan itu juga disertai foto seorang pria yang disebut sebagai orang yang dimaksud dalam postingan tersebut.

Meski demikian, informasi yang beredar di media sosial tersebut belum memperoleh konfirmasi resmi dari aparat penegak hukum.

Hingga berita ini ditulis, Polresta Palu belum mengumumkan identitas terduga pelaku maupun status hukum pihak yang disebut dalam unggahan tersebut.

Pihak kepolisian menyatakan masih melakukan pengolahan tempat kejadian perkara (TKP) dan pengumpulan data sebelum menyampaikan keterangan resmi kepada publik.

“Assalamualaikum selamat pagi komdan rekan2 jurnalis, kami dari pihak Polresta Palu akan menginformasikan secapatnya terkait kasus tersebut diatas. Menunggu data yang valid personel masih diolah TKP dilapangan,” demikian pesan yang disampaikan pihak Polresta Palu kepada kalangan jurnalis. “Pelakunya masih di buru pak , semoga dapat hari ini langsung konferensi pers”.

Sejauh ini, polisi masih menyelidiki kronologi kejadian, motif, identitas korban, serta pihak yang bertanggung jawab dalam kasus tersebut. Informasi mengenai keterlibatan AK sebagaimana yang beredar di media sosial masih menunggu verifikasi dan keterangan resmi dari kepolisian. ***