PALU – Chariza Nurul Fathia, siswi SMA Negeri 1 Palu yang akrab disapa Aca, kembali menorehkan prestasi tingkat nasional. Ia berhasil meraih 2nd runner up dalam ajang Puteri Pertiwi Indonesia 2026 di Auditorium D’Prima Hotel Soekarno-Hatta.
Selain mendapatkan 2nd runner up, ia juga meraih Best Catwalk. Hal tersebut meneguhkan kiprahnya dalam dunia modeling. Kesuksesan merambah panggung nasional tentu bukan hal mudah dan tidak dicapai dalam sekejap. Kerja keras, pengorbanan waktu, pikiran, dan tenaga menjadi hal yang lumrah untuk meraih mimpi besar yang dicita-citakan.
Tidak menyerah dalam keadaan apa pun, latihan terus-menerus, selalu menerima masukan, serta merasa belum sempurna dan terus belajar menjadi falsafah Chariza.
Di balik gemerlap cahaya lampu dan panggung megah serta riuh para hadirin, Chariza tampil penuh percaya diri di antara kompetitor dari berbagai daerah.
Dengan mengerahkan seluruh kemampuannya, Chariza mampu menjawab pertanyaan juri dalam batas waktu yang ditentukan. Hal ini membuat juri menetapkan perwakilan dari Sulawesi Tengah tersebut sebagai runner up.
Dalam sesi tanya jawab yang menjadi salah satu penilaian, Chariza menuturkan agar menjadi pribadi yang percaya pada diri sendiri, semangat belajar, dan tidak takut bermimpi besar. Dengan tekad dan kerja keras, menurutnya, setiap orang bisa mengubah masa depan menjadi lebih baik serta memberi kontribusi positif bagi bangsa dan dunia.
Ia juga mengajak untuk tetap menjunjung nilai kejujuran, rasa hormat, dan kepedulian terhadap sesama dalam setiap langkah kehidupan.
Perempuan muda, menurutnya, merupakan penggerak utama. Menjadi sosok berdaya bukan berarti bergerak sendiri tanpa bantuan, melainkan berani mengambil keputusan atas diri sendiri.
Ia menegaskan agar tidak membiarkan siapa pun mengatakan bahwa suara perempuan terlalu kecil atau perannya terlalu rendah.
“Ingatlah untuk menjadi seperti R.A. Kartini, tidak hanya hebat bagi diri sendiri, tetapi juga memberi dampak besar bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.
Keberhasilan yang diraih Chariza saat ini menjadi langkah awal untuk perjalanan berikutnya. Sulawesi Tengah pun patut bangga atas talenta muda berprestasi yang dapat menjadi inspirasi bagi generasi lainnya.
Di balik prestasi tersebut, tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, terutama sang ibu, Gita Nindya, yang merasa bangga atas pencapaian anaknya hingga saat ini.
“Besar harapan kami, sebagai orang tua, agar ia terus menggali potensi dalam dirinya dan membawa nama baik Provinsi Sulawesi Tengah,” pungkasnya.

