PALU – Lapangan Vatulemo Palu dipadati puluhan ribu warga yang mengikuti kegiatan Lintas Persaudaraan yang digelar oleh Forum Kerukunan Umat Beragama Sulawesi Tengah, Badan Musyawarah Antar Gereja Provinsi Sulawesi Tengah, dan Asosiasi Instruktur Aerobik dan Fitness Indonesia Sulawesi Tengah, Ahad (31/5).

Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Lapangan Vatulemo dan area Car Free Day (CFD) Kota Palu itu dikemas melalui aksi sosial, jalan santai (fun walk), olahraga bersama, serta hiburan rakyat yang berlangsung meriah.

Ketua Panitia, Hendrik Gary Lyanto atau yang akrab disapa Ko Aceo, mengatakan kegiatan tersebut mengusung semangat persaudaraan dan kebersamaan dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari organisasi keagamaan, komunitas olahraga, hingga unsur pemerintah dan aparat penegak hukum.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga dan hiburan, tetapi juga sarana memperkuat toleransi, persatuan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Sulawesi Tengah.

“Terima kasih kepada Bapak Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, atas dukungan luar biasa dengan meminjamkan Lapangan Vatulemo kepada panitia. Awalnya target peserta hanya sekitar 10 ribu orang, namun Alhamdulillah yang hadir jauh melampaui perkiraan hingga lebih dari 20 ribu warga,” ujar Ko Aceo.

Ia menjelaskan, panitia menyiapkan lebih dari 10 ribu porsi makanan gratis untuk peserta. Meski jumlah pengunjung membludak, kegiatan tetap berlangsung tertib dan lancar.

“Alhamdulillah, meskipun peserta sangat banyak, tidak ada keluhan terkait konsumsi,” katanya.

Sementara itu, Hadianto Rasyid menilai kegiatan lintas persaudaraan seperti ini perlu terus digalakkan karena mampu mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan antarwarga.

“Alhamdulillah, meski pengunjung membludak, saya senang melihat Lapangan Vatulemo tetap bersih. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Harapannya budaya bersih ini juga diterapkan di lingkungan rumah masing-masing,” ujarnya.

Ko Aceo menambahkan, panitia berencana kembali menggelar kegiatan serupa pada Juni mendatang dengan skala yang lebih besar. Bahkan, pihaknya menargetkan menghadirkan Sammy Simorangkir sebagai bintang tamu untuk memeriahkan acara.

“Kami berharap kegiatan ini terus menjadi ruang kebersamaan bagi seluruh masyarakat Sulawesi Tengah tanpa memandang latar belakang agama, suku, maupun komunitas,” pungkasnya.