PARIGI – Fraksi PKS DPRD Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), menilai masih adanya persoalan infrastruktur mendasar yang justru terjadi di wilayah yang dekat dengan pusat pemerintahan.
Anggota Fraksi PKS, Irawati, menyoroti kondisi jembatan di Desa Gurinda serta bangunan SD 2 Mepanga di Kecamatan Mepanga yang dinilai belum mendapatkan penanganan serius dari pemerintah daerah.
“Ini sangat memprihatinkan, dan sudah lama kondisi itu belum ditangani oleh pemerintah,” ujar Irawati dalam rapat paripurna dengan agenda laporan Panitia Khusus (Pansus) LKPJ, belum lama ini.
Ia mengungkapkan, keluhan warga terkait jembatan di Desa Gurinda bukan hal baru. Aspirasi tersebut telah berulang kali disampaikan melalui berbagai jalur, mulai dari usulan masyarakat hingga proposal resmi. Namun hingga kini, belum terlihat adanya langkah konkret dari pemerintah daerah.
Padahal, menurutnya, jembatan tersebut memiliki peran penting sebagai akses penghubung utama antarwilayah yang sangat dibutuhkan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.
Selain itu, Irawati juga menyinggung kondisi SD 2 Mepanga yang dinilai memerlukan perhatian segera dari dinas terkait. Ia berharap pemerintah tidak menunda penanganan terhadap fasilitas pendidikan yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.
“Saya berharap melalui paripurna ini, pemerintah bisa segera menyelesaikan permasalahan ini,” tegasnya.
Irawati menilai ironis karena kedua titik persoalan tersebut berada tidak jauh dari kediaman pimpinan daerah. Kondisi ini, kata dia, seharusnya menjadi alarm bagi pemerintah untuk lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat di sekitarnya.
“Seharusnya ini bisa menjadi perhatian bupati karena berada di sekitar kediamannya,” pungkasnya. ***

