PALU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mendorong kolaborasi seluas-luasnya dengan dunia usaha dalam membangun iklim investasi yang sehat, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Demikian harapan gubernur yang disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Rudi Dewanto, pada Acara Pelantikan Badan Pengurus Wilayah Himpunan Pengusaha KAHMI (BPW HIPKA) Sulawesi Tengah periode 2025–2030 di Hotel BW Coco, Kamis (29/1).
Gubernur melalui Asisten Rudi Dewanto meminta BPW HIPKA tampil menjadi motor pertumbuhan, pencipta lapangan kerja, dan penggerak ekonomi masyarakat.
“Saya berharap dapat lahir langkah-langkah inovatif serta program-program nyata yang bersinergi erat dengan visi Sulteng Nambaso,” ujarnya ke pengurus yang dilantik.
Sementara H. Ambo Dalle selaku Ketua Umum BPW HIPKA mengajak pengurus dan anggota untuk menjadikan HIPKA sebagai wadah bergerak dan berkarya nyata membangun Sulteng.
“Sebagai kumpulan pengusaha, kita tidak (perlu) lagi banyak diskusi tapi (harus) eksekusi,” serunya agar organisasi beraksi nyata membangun daerah di sektor ekonomi.
Harapan yang sama juga diungkapkan Sekjen DPP HIPKA Ahmad Muntaha bahwa HIPKA harus menjadi jembatan untuk melahirkan banyak pengusaha baru di daerah dengan pendekatan pemberdayaan termasuk solusi permodalan bagi pelaku UMKM.
“Strategi investasi dan hilirisasi harus berdampingan dengan pemberdayaan ekonomi lokal,” imbuhnya agar daerah dan masyrakat ikut merasakan kesejahteraan.
Pelantikan dihadiri undangan dari unsur forkopimda, perangkat daerah, kader HMI dan sesepuh organisasi KAHMI.***

