KENDARI, MAL – Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ir. Hugua, M.Ling., melakukan kunjungan ke Aviation Fuel Terminal (AFT) Haluoleo Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan stok avtur jelang Ramadan dan kelancaran distribusi energi demi mendukung aktivitas penerbangan di wilayah tersebut.
Dalam peninjauannya, Ir. Hugua melihat langsung fasilitas AFT Haluoleo serta mendengarkan pemaparan mengenai kesiapan operasional, pengelolaan stok, dan sistem distribusi avtur. Hal ini krusial untuk menjaga kelancaran penerbangan di Sulawesi Tenggara, terutama saat periode peningkatan mobilitas masyarakat menjelang bulan suci Ramadan.
Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah operasional untuk menjamin keandalan pasokan energi. “Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan kesiapan AFT Haluoleo dalam mendukung kelancaran distribusi avtur. Kesiapan stok dan operasional menjadi prioritas kami, terutama menjelang Ramadan yang identik dengan meningkatnya aktivitas transportasi udara,” kata Deny Sukendar.
Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ir. Hugua, M.Ling., memberikan apresiasi atas kesiapan Pertamina dalam menjaga pasokan energi. “Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara mendorong kesiapan infrastruktur energi, termasuk avtur, agar aktivitas transportasi udara tetap berjalan lancar. Kesiapan AFT Haluoleo menjadi bagian penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah menjelang Ramadan,” kata Ir. Hugua.
Menurut Area Manager Communication, Relation, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, kunjungan ini menandakan sinergi erat antara Pertamina dan pemerintah daerah dalam menjaga keandalan layanan energi. “Kunjungan Wakil Gubernur ke AFT Haluoleo menunjukkan komitmen bersama untuk memastikan distribusi energi berjalan optimal, khususnya dalam mendukung kelancaran transportasi udara dan aktivitas masyarakat menjelang Ramadan,” jelas T. Muhammad Rum. ***

