PALU – Wakil Ketua II DPRD Sulawesi Tengah (Sulteng), Syarifuddin Hafid, menilai, penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sangat penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Hal ini disampaikan saat menghadiri pembukaan kegiatan Semarak Sulteng Nambaso di JCC Palu, Rabu (15/04).

Menurutnya, kehadiran pelaku UMKM dalam kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa masyarakat memiliki peran strategis dalam menggerakkan roda perekonomian, khususnya dalam momentum peringatan Hari Jadi ke-62 Provinsi Sulawesi Tengah.

“Keterlibatan UMKM dalam kegiatan seperti ini sangat penting. Ini bukan sekadar pameran, tapi juga peluang besar untuk memperkenalkan produk lokal agar bisa bersaing dan dikenal lebih luas,” ujar Syarifuddin Hafid.

Ia menilai, Semarak Sulteng Nambaso bukan hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang produktif yang mempertemukan pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat umum dalam satu wadah yang saling menguatkan.

Lebih lanjut, Syarifuddin Hafid juga menekankan bahwa sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta harus terus diperkuat agar kegiatan serupa dapat memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan.

“Kita ingin kegiatan seperti ini tidak berhenti di seremoni saja, tapi benar-benar memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Kolaborasi semua pihak menjadi kunci keberhasilannya,” tambahnya.

Ia juga mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang didukung penuh oleh sponsor tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Menurutnya, hal ini menunjukkan adanya kemitraan yang baik antara pemerintah dan pihak swasta.

“Ini contoh kolaborasi yang patut diapresiasi, karena kegiatan besar tetap bisa terlaksana tanpa membebani anggaran daerah,” pungkasnya. ***