JAKARTA – Upaya mendorong sektor pertanian yang produktif sekaligus ramah lingkungan terus dilakukan Komisi II DPRD Provinsi Sulawesi Tengah.

Saat melakukan konsultasi ke Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian RI, anggota Komisi II DPRD Sulteng, Vera R. Mastura menyampaikan pentingnya pengawasan penggunaan pestisida hingga penerapan teknologi pertanian modern bagi petani di daerah.

Konsultasi yang berlangsung di ruang Direktur Pestisida Kementerian Pertanian RI pada Kamis (07/05) itu membahas sejumlah isu strategis, mulai dari distribusi pestisida, penerapan Pengendalian Hama Terpadu (PHT), hingga penguatan edukasi kepada petani agar penggunaan pestisida dilakukan secara aman dan sesuai standar.

Dalam pertemuan tersebut, Vera menilai sektor pertanian masih menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Sulawesi Tengah, terutama pada komoditas unggulan seperti kelapa dalam dan kakao. Karena itu, menurutnya, produktivitas pertanian perlu dibarengi dengan pola pengelolaan yang berkelanjutan.

“Kami berharap adanya penguatan kebijakan dan pengawasan terkait penggunaan pestisida agar petani dapat menggunakan pestisida secara tepat, aman, dan ramah lingkungan,” ujar Vera.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung kesejahteraan petani.

Menurutnya, kebijakan nasional di sektor pertanian harus mampu menjawab kebutuhan riil petani di lapangan, termasuk dalam menghadapi tantangan hama dan peningkatan hasil produksi.

Selain persoalan pestisida, konsultasi tersebut turut membahas peluang pemanfaatan teknologi pertanian modern yang dinilai mampu meningkatkan efisiensi kerja petani.

Penggunaan alat pertanian yang lebih modern hingga inovasi pertanian ramah lingkungan disebut menjadi langkah penting untuk memperkuat ketahanan pangan daerah. ***