PALU – PT PLN (Persero) UP3 Palu memastikan kesiapan penuh dalam menjaga keandalan pasokan listrik selama momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Berbagai langkah pengamanan sistem kelistrikan telah disiapkan guna memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Adha dengan aman dan nyaman tanpa gangguan kelistrikan.

Manager PLN UP3 Palu, Ansar, menyampaikan bahwa sistem kelistrikan dalam kondisi aman dan andal. Sistem Sulawesi Tengah (Palu) sebagai bagian dari Sistem Sulawesi Bagian Selatan memiliki daya mampu sebesar 331,6 MW.

Selain itu, terdapat dukungan dari sistem IMIP Isolated dengan daya mampu 15 MW, sistem Sabang 4 MW, sistem Pulau Paku 1020 KW, dan sistem Pulau Ulu Nambo 650 KW.

“PLN UP3 Palu telah menyiapkan seluruh personel, peralatan, serta sistem pendukung guna memastikan pasokan listrik selama Hari Raya Idul Adha tetap andal. Kami juga terus memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan di seluruh wilayah kerja agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dan aktivitas dengan nyaman,” ujar Ansar, Selasa (26/05).

PLN juga memproyeksikan beban puncak pada malam Idul Adha tahun 2026 berada pada kondisi aman dengan estimasi beban sebesar 265,1 MW pada sistem UP3 Palu.

Dalam mendukung kegiatan Hari Raya Idul Adha, PLN UP3 Palu menyiapkan pengamanan kelistrikan pada 18 lokasi siaga VVIP/VIP yang meliputi kantor pemerintahan, aula pemda, kantor dinas terkait, hingga pusat-pusat kegiatan masyarakat.

Sebanyak 377 personel siaga dikerahkan selama masa siaga, terdiri dari 94 personel PLN dan 283 personel tenaga alih daya serta mitra kerja pekerjaan distribusi.

Selain itu, PLN juga menyiapkan peralatan pendukung berupa 17 unit UGB, 8 unit genset, 53 unit motor operasional, 37 unit mobil operasional, serta material cadang gangguan dalam jumlah yang memadai.

PLN UP3 Palu turut mengoperasikan 11 posko siaga keandalan, yang terdiri dari 1 Posko Siaga UP3 dengan 35 personel piket dan 10 Posko Siaga ULP dengan total 342 personel piket.

Untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik, PLN memastikan 10 unit SPKLU yang tersebar di 10 lokasi dalam kondisi baik dan siap digunakan masyarakat.

Selain kesiapan personel dan peralatan, PLN juga melakukan mitigasi potensi gangguan akibat cuaca berdasarkan data BMKG.

Beberapa wilayah yang berpotensi mengalami bencana banjir dan longsor terus dipantau secara intensif guna menjaga keandalan jaringan distribusi listrik.

General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, mengapresiasi kesiapan seluruh insan PLN yang terlibat dalam masa siaga Idul Adha tahun ini.

Ia menegaskan bahwa PLN berkomitmen memberikan layanan kelistrikan terbaik bagi masyarakat.

“Kesiapan siaga ini merupakan bentuk komitmen PLN dalam menghadirkan listrik yang andal bagi masyarakat, khususnya pada momentum Hari Raya Idul Adha. Kami memastikan seluruh personel dan infrastruktur kelistrikan siap siaga agar masyarakat dapat menikmati momen kebersamaan dengan aman dan nyaman,” ungkap Usman Bangun. ***