Memutus Mata Rantai Kelompok Teroris Poso, Da’i TNI-Polri Sowan di Ponpes Poso

oleh -87 Kali Dilihat
Suasana sowan rombongan Da'i TNI-Polri Sambangi Pondok Pesantren Baitil A'la Desa Landangan,Poso Pesisir, Kamis (2/9). (FOTO : IST)

POSO – Personel TNI-Polri dalam Satuan Tugas (Satgas) Operasi Madago Raya terus meningkatkan kemitraan kepada seluruh lapisan masyarakat.

Kali ini Da’i TNI-Polri sambangi Pondok pesantren  (Ponpes) Baitil A’la,  di desa Landangan Poso Pesisir,  dan diterima langsung oleh pimpinan Ponpes, Ustadz Herman, Kamis (2/09).

Kegiatan silaturahim Da’i Satgas Ops Madago Raya ke pimpinan Ponpes sekaligus menyerahkan Al Quran dan syal sahabat Da’i TNI POLRI Ops Madago Raya yang dipimpin oleh Ustaz Iptu M. Atmal.

Wakasatgas Humas Ops Madago Raya AKBP Bronto Budiyono dalam keteranganya menjelaskan, kegiatan yang dilakukan ini akan  terus dilakukan untuk memperkuat sinergitas antara warga dengan personil TNI-POLRI yang tergabung dalam Ops madago Raya.

Tokoh agama dan pimpinan Ponpes Baitil A’la sangat mendukung atas kepedulian dan siilaturrahim itu.

“Kami mengajak kepada seluruh masyarakat agar saling menjaga silaturahim yang sudah terjalin  antara Da’i TNI- Polri Satgas Ops Madago Raya dengan semua tokoh agama, serta menjadikan pelaku teror sebagai musuh bersama,” ajak Bronto.

Kegiatan Da’i TNI-Polri ini mendapatkan respon yang baik di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Poso, banyak undangan warga yang mengharapkan kehadiran para Dai untuk mengisi panggung atau mimbar agam,  guna memberikan tausyiah, kajian agama dan bahkan mengajak makan bersama.

Ustaz Herman selaku pimpinan Ponpes Baitil A’la di desa Landangan Poso Pesisir  mengatakan, sekiranya kegiatan para da’i TNI-Polri ini terus ditingkatkan. Karena dapat berfungsi memutuskan akar simpatian kelompok teror, dengan terus mensyiarkan agama yang mengedepankan norma agama secara murni, sehingga tidak ada yang merasa divonis atau dijustice radikal.

Reporter : Mansur
Editor : Yamin