MOROWALI, MAL – Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas, menghadiri kampanye sekaligus sosialisasi penerapan Sistem Pertanian Modern-Maju (PM-AAS) di Desa Lambelu, Kabupaten Bumi Raya, Morowali. Kegiatan yang diprakarsai Pusat Pelaksanaan Modernisasi Pertanian Sulawesi Tengah (Sulteng) ini bertujuan untuk mendukung program Ketahanan Pangan Nasional.

Mengawali pidatonya, Wabup Iriane Iliyas menyambut delegasi dari Pos BRMP Provinsi Sulteng dalam rangka memulai modernisasi pertanian di Bumi Tepe Asa Moroso. Ia berharap kehadiran delegasi ini dapat memberikan dampak positif pada pertanian di Kabupaten Morowali, khususnya dalam meningkatkan hasil panen melalui penanaman padi dengan sistem PM-AAS.

Iriane Iliyas juga menyoroti total populasi Morowali yang mencapai lebih dari 200 ribu jiwa, menekankan pentingnya modernisasi sektor pertanian untuk meningkatkan hasil panen dan memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Penerapan Sistem Tanam Padi PM-AAS ini diharapkan mampu mendukung visi tersebut.

Wabup mengajak seluruh petani dan petugas penyuluh pertanian di Morowali untuk berkolaborasi memajukan pertanian, sejalan dengan program ketahanan pangan nasional yang menjadi pilar utama Asta Cita Presiden RI. Beliau juga berpesan kepada para petani untuk segera melaporkan kendala di lahan pertanian kepada pemerintah daerah melalui dinas pertanian agar solusi terbaik dapat ditemukan.

Sementara itu, Kepala BRMP Sulteng, Ruslan Boy, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari penugasan Kementerian Pertanian untuk mempercepat pelaksanaan penanaman melalui penerapan metode PM-AAS. Pendekatan ini memprioritaskan efisiensi budidaya dengan menggunakan benih unggul, pemupukan seimbang, mekanisasi pertanian, serta penguatan koordinasi dan komunikasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan petani.

Ruslan Boy menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Kabupaten Morowali atas dukungan mereka terhadap implementasi Sistem Tanam Padi PM-AAS, yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan memperkuat ketahanan pangan di daerah tersebut.

“Kementerian Pertanian saat ini terus melakukan transformasi sektor pertanian untuk mencapai swasembada pangan, salah satu target utama melalui penerapan PM-AAS adalah meningkatkan produktivitas padi hingga minimal 10 ton per hektar,” kata Ruslan Boy, Kepala BRMP Sulteng.

Acara kampanye tanam padi Sistem Tanam Padi PM-AAS tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Morowali Abd. Muttaqin Sonaru, Camat Bumi Raya Armin, Forkopimcam Bumi Raya, para penyuluh pertanian, serta sejumlah petani di Morowali yang hadir. ***