PALU- Guna meningkatkan kedisiplinan pegawai lingkup Sekretariat Daerah Provinsi Sulteng, maka dalam waktu dekat akan diterapkan absensi elektronik yang diberi nama “Hadir Tuaka”.
Sekprov Sulteng Novalina menyambut baik dan berharap absensi elektronik ini dapat dijadikan instrumen pengukuran kinerja pegawai sekretariat.
Ditambah lagi absensi ini memiliki fitur pelaporan kinerja harian pegawai.
“Supaya kehadiran kita terukur dan dapat dipertanggungjawabkan apa yang kita perbuat sehari-hari,” ujar Sekprov pada peserta Sosialisasi Absen Elektronik, di ruang Polibu, Selasa (24/10).
Aplikasi ini dikembangkan dari Dinas Kominfo, Persandian dan Statistika Provinsi Sulteng dan akan mulai diuji cobakan pekan depan. Sehingga pengelola kepegawaian dari 9 biro diharapkan segera menginput data yang dibutuhkan sistem melalui bimbingan tim Kominfo.
“Saya minta tolong sama teman-teman Kominfo agar disosialisasikan absensi ini, dan dipersiapkan teman-teman sekretariat pada tiap biro yang ditunjuk jadi adminnya,” harap Sekprov.
Dengan absensi ini, Sekprov berharap dalam perhitungan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) menjadi lebih akuntabel, karena jumlah yang diterima tiap pegawai akan berbeda, tergantung dari kinerja masing-masing.
“Setiap orang akan dihitung kinerjanya untuk dirupiahkan berapa TPP-nya,” tandas Sekprov dengan mengkalkulasikan jumlah kehadiran dan produktivitas pegawai.
Sementara itu, Pranta Komputer Dinas Kominfo Moh. Affan, menjelaskan bahwa tiap pegawai sekretariat wajib memiliki smartphone untuk bisa mengakses absensi “Hadir Tuaka”.
Aplikasi ini tambahnya berjalan di jaringan intranet, sehingga hanya dapat diakses pegawai sekretariat melalui pemancar Dinas Kominfo yang tersebar di 9 biro.
“Bentuk-bentuk penyalahgunaan (data absensi) dapat langsung terdeteksi dan laporannya disampaikan ke pimpinan,” jelasnya.
Reporter: Irma

