DONGGALA – Anggota DPRD Donggala, Moh Nur mendukung langkah jajaran Polres Donggala dalam menertibkan pertambangan tanpa izin di Kecamatan Tanantove dan Kecamatan Labuan.

Maraknya aktivitas tambang ilegal di dua kecamatan tersebut, dinilai meninggalkan dampak serius, terutama kerusakan hutan dan potensi bencana lingkungan.

Untuk itu, ia mendukung upaya penertiban sekaligus mengingatkan agar proses pemulihan lingkungan harus segera dilakukan,

Anggota Fraksi Gerindra tersebut meminta aparat penegak hukum bersikap tegas menyikapi fenomena tambang ilegal, sebab akan bisa menimbulkan konflik sosial dan kerusakan lingkungan.

“Kami apresiasi apa yang dilakukan jajaran Polres Donggala. Kami minta aparat penegak hukum bertindak tegas ketika ada tambang ilegal beroperasi,” kata Moh Nur, Sabtu (18/04).

Ia berharap pemerintah kabupaten (pemkab) dapat memperkuat pengawasan di lapangan agar praktik tambang ilegal tidak kembali muncul.

Selain itu, kolaborasi antara pemerintah, DPRD, aparat penegak hukum hingga masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Langkah penertiban tambang ilegal tentu harus kita dukung bersama. Namun yang paling penting adalah bagaimana kolaborasi lintas sektor dalam melakukan pengawasan,” pungkasnya. ***