PALU – Pihak DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menegaskan dukungannya terhadap pengelolaan perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan.
Lembaga legislatif ini mendorong penguatan fungsi pengawasan sekaligus membuka ruang dialog dengan berbagai pihak.
Hal ini mengemuka saat kegiatan diskusi bersama Yayasan Ekologi Nusantara Lestari (Ekonesia) di Palu, Sabtu (25/04). Forum ini menghadirkan perwakilan masyarakat sipil, akademisi, hingga pemangku kepentingan sektor perkebunan.
Anggota Komisi III DPRD Sulteng, Takwin, mengatakan, pengawasan terhadap aktivitas perkebunan sawit harus dilakukan secara konsisten, terutama agar tetap sejalan dengan regulasi dan prinsip keberlanjutan.
“Pengawasan menjadi kunci agar aktivitas perkebunan tidak hanya berorientasi pada ekonomi, tetapi juga memperhatikan aspek lingkungan dan sosial,” ujar Takwin.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam merumuskan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta kondisi ekologis daerah.
“Melalui forum seperti ini, kami dapat menyerap aspirasi masyarakat serta memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam mendorong kebijakan yang berpihak pada keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya. ***

