PALU- Kepala Bandar Udara Mutiara Sis Aljufri Palu Rudi Richardo menyebutkan mudik lebaran tahun 2023 naik 8 persen jika dibandingkan dengan 2022.

“Tahun ini prediksi kenaikan arus mudik meningkat sekitar delapan persen jika dibandingkan dengan 2022. Mengatasi lonjakan tersebut, sejumlah maskapai menambah frekuensi penerbangan,” ujar Rudi di Palu, Jumat (14/4).

Ia mengaku, pihaknya telah menerima informasi dari berbagai maskapai, Lion Grup misalnya mereka menambah frekuensi penerbangan tiga hari sebelum lebaran. Kemudian Citilink dan Garuda masing-masing menambah satu kali penerbangan guna mengoptimalkan arus mudik lebaran.

Sejauh ini, sebut dia, tidak ada kendala dalam menghadapi arus mudik dan lonjakan penumpang diprediksi terjadi tiga hari sebelum Lebaran dengan kapasitas penuh.

“Kami sudah melakukan pertemuan lintas sektor beberapa waktu lalu untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada objek vital. Di Bandara Mutiara Sis Aljufri dibuka Posko Terpadu mulai 14 April dari unsur otoritas bandara, pemerintah daerah (Pemda) TNI/Polri, SAR dan unsur lainnya.

Otoritas Bandar Udara Mutiara Sis Aljufri Palu, sudah membenahi sarana dan prasarana fasilitas sebagai bentuk kesiapan menghadapi arus mudik lebaran.

“Dari sisi teknis dan operasional sudah dilakukan inspeksi dari Kantor Otoritas Bandara Makassar maupun kantor pusat melalui Dirjen Perhubungan Udara, baik berkaitan dengan sarananya maupun fasilitas,” kata Rudi.

Ia mengemukakan, saat ini bandara masih dalam tahap rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana 2018, dan diperkirakan selesai 2023.

“Pengerjaan masih terus berlanjut dan arus alur penumpang disesuaikan dengan kondisi yang ada, diharapkan tahun ini pekerjaan bisa selesai,” pungkasnya.

Reporter: IKRAM/Editor: NANANG