MOROWALI, MAL – Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas, meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) meningkatkan pengawasan terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berada di luar kantor tanpa alasan jelas selama jam kerja.

Penegasan tersebut disampaikan Iriane saat memimpin apel pagi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Morowali, Senin (26/10).

Ia mengingatkan bahwa kedisiplinan aparatur menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kinerja pemerintahan dan kualitas pelayanan publik.

“Saya sudah menyampaikan kepada Satpol PP agar melakukan pengawasan terhadap ASN yang masih berkeliaran di luar kantor pada saat jam kerja. Mari kita tunjukkan kedisiplinan dan tanggung jawab sebagai aparatur pemerintah,” tegasnya.

Iriane meminta seluruh ASN mematuhi ketentuan jam kerja, menjaga profesionalisme, serta menjalankan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing.

Ia juga mengingatkan pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan menghindari perilaku maupun perkataan yang dapat mengganggu hubungan ant pegawai serta menghambat pelaksanaan tugas pemerintahan.

Menurutnya, peningkatan disiplin harus berjalan seiring dengan optimalisasi program kerja perangkat daerah agar pelayanan kepada masyarakat dapat terlaksana secara maksimal.

Selain menyoroti kedisiplinan ASN, Iriane meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mempercepat pelaksanaan program dan kegiatan Tahun Anggaran 2026 dengan tetap memperhatikan ketertiban administrasi.

Ia menegaskan, kesiapan dokumen menjadi perhatian penting karena BPK tengah melaksanakan pemeriksaan terinci terhadap pemerintah daerah.

“BPK sudah turun melakukan pemeriksaan terinci. Saya meminta seluruh OPD agar proaktif. Data yang diminta BPK harus segera disiapkan. Jangan takut dengan BPK, tetapi bangun komunikasi yang baik. Jika ada hal yang belum dipahami, silakan bertanya dan meminta petunjuk,” ujarnya.

Iriane meminta setiap perangkat daerah bersikap terbuka, kooperatif, dan bertanggung jawab dalam memenuhi kebutuhan data pemeriksaan.

Ia menilai koordinasi yang baik serta kelengkapan dokumen diperlukan agar proses pemeriksaan berjalan lancar dan dapat menjadi bagian dari evaluasi tata kelola pemerintahan.

Dalam apel tersebut, Iriane turut mengingatkan jajaran pemerintah daerah mengenai potensi dampak fenomena El Niño terhadap sektor pertanian di Morowali.

Ia menyebutkan, keluhan petani terkait sawah yang mulai mengalami kekeringan telah muncul di Kecamatan Witaponda, Bumi Raya, dan Bungku Barat.

Pemerintah Kabupaten Morowali berencana menggelar rapat bersama perangkat daerah dan pihak terkait untuk membahas langkah antisipasi. Salah satu upaya yang disampaikan ialah rencana pelaksanaan Salat Istisqa sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan.

Iriane berharap seluruh perangkat daerah mampu menjalankan tugas secara optimal, memperkuat koordinasi, dan merespons persoalan masyarakat sesuai bidang masing-masing.

Ia juga menyampaikan pesan Bupati Morowali agar seluruh jajaran pemerintahan memberikan dukungan penuh melalui peningkatan kinerja, pelayanan publik yang berkualitas, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas. ***