BEOGRAD, MAL – Gerakan mahasiswa dan generasi Z Serbia yang tergabung dalam Student List mengalahkan Partai Progresif Serbia (SNS) dalam pemilihan parlemen, Minggu (25/10/2026), berdasarkan hasil hitung cepat. Kemenangan ini mengancam dominasi politik partai yang telah berkuasa selama 14 tahun dan menjadi puncak gelombang protes antikorupsi yang melanda negara tersebut sejak 2024.
Kandidat Student List, Radomir Saicic, mengatakan hasil sementara menunjukkan gerakannya unggul secara meyakinkan di hampir seluruh tempat pemungutan suara.
“Mahasiswa menang dan bersama mereka juga harapan Serbia bisa jadi negara yang menjunjung keadilan, kebebasan, dan martabat,” kata Saicic, dikutip AFP.
Pemilu tersebut berlangsung di tengah demonstrasi berkepanjangan yang dipicu tragedi runtuhnya kanopi stasiun kereta Novi Sad pada 2024. Insiden itu menewaskan 14 orang dan memicu kemarahan publik terhadap dugaan korupsi serta tuntutan pertanggungjawaban pihak yang bertanggung jawab atas renovasi stasiun.
Aksi solidaritas bagi para korban kemudian berkembang menjadi gerakan mahasiswa, dosen, dan masyarakat. Para demonstran menuntut transparansi, penegakan hukum, pengunduran diri pejabat yang bertanggung jawab, serta pembebasan mahasiswa yang ditangkap.
Setelah berbulan-bulan menggelar demonstrasi tanpa perubahan yang mereka tuntut, mahasiswa mengubah strategi dengan membentuk gerakan politik untuk mengikuti pemilu dan menantang partai penguasa.
Mantan Presiden Aleksandar Vucic mengakui kekalahan partainya sekitar dua jam setelah pemungutan suara ditutup. Namun, ia menuduh kemenangan Student List mendapat dukungan kekuatan asing dari Eropa dan pihak Amerika Serikat yang menentang Presiden Donald Trump.
Vucic tidak menyertakan bukti atas tuduhan tersebut dalam pernyataan yang dikutip CNN Indonesia.
Kemenangan Student List menandai peralihan perjuangan mahasiswa dari jalanan ke arena politik elektoral. Gerakan itu kini menghadapi tantangan untuk menerjemahkan tuntutan antikorupsi, keadilan, dan kebebasan menjadi perubahan nyata dalam pemerintahan Serbia.**
