PALU, MAL — Pemerintah Kota Palu melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, H. Usman, resmi membuka kegiatan Pesantren Sabtu Ahad (PETUAH) IV yang diselenggarakan oleh TPA Ar-Rahman Palu di kawasan wisata Taipa Beach pada Sabtu (24/10).
Kegiatan PETUAH IV ini merupakan langkah strategis TPA Ar-Rahman Palu dalam membentuk karakter generasi muda agar memiliki kecerdasan intelektual sekaligus akhlak mulia.
Melalui pembinaan intensif selama akhir pekan, para peserta didorong untuk memperdalam pemahaman agama dan kecintaan terhadap Al-Qur’an sebagai landasan hidup.
“Melalui kegiatan ini, saya berharap anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Bukan hanya dibaca, tetapi juga dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar H. Usman, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kota Palu.
Usman menekankan bahwa Pesantren Sabtu Ahad bukan sekadar pengisi waktu luang, melainkan wadah menanamkan nilai kedisiplinan, kejujuran, dan tanggung jawab. Ia mengingatkan para peserta bahwa keberhasilan sejati tidak hanya diukur dari prestasi akademik, namun dari manfaat yang diberikan kepada sesama manusia.
Pihak Pemerintah Kota Palu juga memberikan apresiasi tinggi kepada para pengajar dan pengurus TPA Ar-Rahman Palu atas dedikasi mereka dalam membangun fondasi moral anak bangsa. Peran pendidik agama dinilai sangat krusial dalam mencetak masyarakat yang religius dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
“Keberhasilan seseorang tidak hanya diukur dari prestasi akademik maupun jabatan yang diraih, tetapi juga dari akhlak, sikap, dan manfaat yang dapat diberikan kepada orang lain,” kata H. Usman.
Selain pendidikan formal di lembaga, Usman mengajak para orang tua untuk aktif mendampingi anak dalam mempelajari agama di rumah. Sinergi antara guru mengaji dan keteladanan orang tua di lingkungan keluarga menjadi faktor penentu dalam keberhasilan pembentukan karakter Qurani sejak usia dini di Kota Palu. ***
