SIGI, MAL – Puluhan anggota Pramuka golongan Penegak dan Pandega Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Sigi mengikuti Jamboree on the Air (JOTA) dan Jamboree on the Internet (JOTI) 2026 untuk meningkatkan keterampilan komunikasi dan memperluas pengetahuan tentang teknologi digital.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari itu berakhir pada Ahad (18/10/2026) di kediaman Andi Wulur, Wakil Ketua Kwarcab Sigi Bidang Pengabdian dan Hubungan Masyarakat sekaligus Ketua Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Kabupaten Sigi.

Sekretaris Umum Kwarcab Gerakan Pramuka Sigi, Tondi Lembaga Lamakarate, mewakili Ketua Kwarcab Moh Rizal Intjenae, Senin (19/10/2026), menjelaskan bahwa JOTA-JOTI merupakan kegiatan komunikasi dan pertemuan Pramuka melalui radio amatir dan jaringan internet.

Menurutnya, kegiatan tersebut memberi kesempatan kepada anggota Pramuka untuk menjalin persahabatan, bertukar pengalaman, serta memperluas wawasan dengan sesama Pramuka dari berbagai daerah hingga negara lain.

Selama kegiatan, peserta tidak hanya mengenal teknologi komunikasi radio amatir, tetapi juga berkesempatan mempraktikkannya. Mereka turut memanfaatkan internet sebagai sarana berinteraksi dan bertukar informasi.

“Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi peserta Pramuka Penegak dan Pandega untuk meningkatkan keterampilan komunikasi, pengetahuan teknologi, serta membangun rasa persaudaraan tanpa batas wilayah,” ujarnya.

Sementara itu, Andi Wulur selaku tuan rumah sekaligus Ketua ORARI Lokal Kabupaten Sigi mendukung kegiatan tersebut, khususnya dalam pengembangan keterampilan komunikasi radio di kalangan anggota Pramuka.

Kolaborasi Gerakan Pramuka dan ORARI diharapkan memperkuat pembinaan generasi muda, terutama dalam pemanfaatan teknologi komunikasi secara positif, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Melalui JOTA-JOTI 2026, anggota Pramuka Penegak dan Pandega Kwarcab Sigi diharapkan semakin kreatif, berwawasan luas, serta mampu memanfaatkan perkembangan teknologi untuk mempererat persaudaraan dan mengembangkan potensi diri.

“Anggota Pramuka tidak boleh tertinggal dengan kemajuan teknologi yang terus berkembang. Oleh karena itu, belajar merupakan salah satu cara agar tidak tertinggal,” ujarnya.