PALU, MAL — Direktur Management Pembangkit PT PLN Persero bersama Gubernur Sulawesi Tengah meresmikan penguatan sistem interkoneksi Sulawesi melalui Pembangkit Listrik Sidera berkapasitas 50 MW di Desa Sidera, Sabtu (17/10).
Langkah ini diambil untuk menjamin kehandalan pasokan listrik bagi masyarakat di wilayah Sulawesi Tengah dan sekitarnya.
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan bahwa ketersediaan energi listrik merupakan persoalan pokok yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Pembangunan infrastruktur jalan yang mulus tidak akan berarti maksimal jika pemadaman listrik masih sering terjadi di tengah masyarakat.
“Biar jalanan mulus tapi kalau lampu mati maka mati segala-galanya,” kata Anwar Hafid, Gubernur Sulawesi Tengah.
Kehadiran Pembangkit Listrik Sidera ini disebut selaras dengan salah satu visi utama pemerintah daerah dalam program Berani Menyala. Anwar memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran manajemen PT PLN (Persero) yang terus berupaya meningkatkan rasio elektrifikasi dan kehandalan daya.
Direktur Management Pembangkit PT PLN Persero, Rizal Calvari Marimbo, menjelaskan bahwa pengadaan pembangkit ini merupakan respons cepat atas defisit daya yang terjadi di empat provinsi. Penurunan debit air di Danau Poso menjadi penyebab utama berkurangnya kemampuan pembangkit yang ada selama ini.
“Kelistrikan di empat daerah yakni Sulteng, Sultra, Sulsel, dan Sulbar telah mengalami defisit akibat susutnya Danau Poso, maka saya menandatangani pengadaan pembangkit yang tersebar di beberapa tempat dengan waktu yang cepat,” kata Rizal Calvari Marimbo, Direktur Management Pembangkit PT PLN Persero.
Rizal yang juga merupakan putra daerah Sulawesi Tengah mengapresiasi visi Gubernur dalam pengembangan sumber daya manusia melalui program beasiswa. Menurutnya, keberanian mengambil risiko dalam memperkuat infrastruktur Pembangkit Listrik Sidera sangat krusial bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Pengoperasian pembangkit yang dikelola PLN Nusa Daya ini dilakukan secara bertahap, dimulai dengan kapasitas 20 MW pada tahap awal. Sementara itu, sisa daya sebesar 30 MW untuk melengkapi Pembangkit Listrik Sidera ditargetkan akan rampung sepenuhnya pada November 2026 mendatang.
Acara peresmian ini turut dihadiri oleh Direktur Operasi dan Pengembangan Usaha PLN Nusadaya Haidar Syaifullah, GM UIP3B Sulawesi Ferli Terafianto, serta jajaran General Manager PLN lainnya. Hadir pula Bupati Sigi dan Kapolres Sigi guna menyaksikan penguatan infrastruktur energi di wilayah tersebut.
