SULAWESI, MAL – Layanan servis, kepastian garansi, dan ketersediaan suku cadang menjadi pertimbangan konsumen dalam memilih kendaraan listrik. Menjawab kebutuhan tersebut, Haka Auto memperkuat layanan purna jual BYD melalui empat jaringan dealer di Makassar, Palu, Kendari, dan Manado.
Penguatan layanan ini dilakukan seiring meningkatnya minat terhadap kendaraan listrik dan kebutuhan konsumen akan dukungan perawatan setelah pembelian.
After Sales Associate Head Office PT Bumi Hijau Motor (Haka Auto), Asep Amarudin Arif, mengatakan pelayanan kepada konsumen tidak berhenti ketika kendaraan diserahkan.
“Kami ingin konsumen mendapatkan informasi yang jelas mengenai perawatan, layanan servis, dan kebutuhan suku cadang selama masa kepemilikan. Karena itu, pengembangan layanan purna jual menjadi bagian penting dari upaya kami membangun kepercayaan konsumen, termasuk di Sulawesi,” kata Asep.
Haka Auto mengoperasikan empat dealer di Sulawesi, yakni BYD Haka Karebosi di Makassar, BYD Haka Palu, BYD Haka Kendari, dan BYD Haka Manado. Secara operasional, perusahaan membagi jaringan layanannya ke dalam tiga wilayah, yaitu West yang mencakup DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten; Central yang meliputi DI Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur; serta East yang mencakup Kalimantan dan Sulawesi.
Unit Servis BYD Haka Karebosi Naik 300 Persen
Pengalaman operasional BYD Haka Karebosi di Makassar menjadi salah satu bahan evaluasi untuk pengembangan layanan di jaringan dealer lainnya. Dealer tersebut telah beroperasi sejak 2024 dan mencatat peningkatan jumlah kendaraan yang masuk ke bengkel resmi.
Service Manager BYD Haka Karebosi, Frengky Yonata, mengatakan pengalaman di Makassar menjadi pembelajaran dalam mengatur alur servis, mengoordinasikan tim teknis, dan meningkatkan komunikasi dengan pelanggan.
“Transparansi komunikasi menjadi kunci utama dalam pelayanan bengkel resmi. Dalam pelayanan bengkel, yang dibutuhkan konsumen bukan hanya kendaraan yang selesai diservis, tetapi juga penjelasan mengenai kondisi kendaraan dan perawatan yang diperlukan. Kami terus membangun proses pelayanan agar semakin teratur dan konsisten,” kata Frengky.
Menurut dia, jumlah kendaraan yang masuk ke bengkel resmi BYD Haka Karebosi pada Januari–September 2026 meningkat sekitar 300 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.
Frengky menilai peningkatan tersebut tidak hanya berkaitan dengan bertambahnya jumlah kendaraan BYD yang beredar di Makassar dan sekitarnya, tetapi juga menunjukkan meningkatnya penggunaan layanan bengkel resmi.
Haka Manado Siapkan Layanan untuk Kebutuhan Keluarga
Di Manado, layanan purna jual juga menjadi perhatian seiring berkembangnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik. Service Advisor BYD Haka Manado, Petrix Sumampouw, mengatakan pihaknya menyiapkan pendampingan bagi konsumen, mulai dari konsultasi perawatan hingga informasi garansi dan suku cadang.
Menurut Petrix, kebutuhan mobilitas masyarakat Manado, termasuk untuk mengunjungi kerabat, menghadiri kegiatan keagamaan, dan bepergian bersama keluarga, menjadi salah satu pertimbangan dalam menawarkan pilihan kendaraan.
BYD Atto 1 dan BYD M6 EV merupakan kendaraan listrik berbasis baterai, sedangkan BYD M6 DM menggunakan teknologi Dual-Mode. Ketiga model tersebut disebut menjadi pilihan yang ditawarkan untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat.
“Tim sales dan after sales di Manado siap mendampingi calon konsumen secara menyeluruh. Kami memahami calon konsumen ingin tahu tidak hanya soal keunggulan mobil, tetapi juga bagaimana perawatannya setelah dibeli. Tim BYD Haka Manado siap membantu memberikan konsultasi mengenai jadwal perawatan, ketentuan garansi, hingga pemenuhan suku cadang,” ujar Petrix.
Ia mengajak masyarakat berkonsultasi terlebih dahulu agar dapat memahami kebutuhan perawatan dan memilih kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan keluarga.
Melalui penguatan layanan purna jual tersebut, Haka Auto berupaya menjaga kepercayaan konsumen BYD di Sulawesi, tidak hanya pada saat pembelian kendaraan, tetapi juga selama masa kepemilikan.**
