POSO – Bupati Poso, dr. Verna G.M. Inkiriwang, resmi membuka Festival Bunga Desa 2026 yang dipusatkan di Desa Tiwa’a, Kecamatan Poso Pesisir, Selasa (9/6).

Kegiatan bertema “Ayo Berwisata ke Desa” itu berlangsung selama dua hari dan menjadi ajang mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

Festival tersebut menghadirkan berbagai layanan publik, promosi potensi desa, pertunjukan seni budaya, permainan rakyat, hingga penyaluran bantuan bagi balita stunting. Wakil Bupati Poso H. Soeharto Kandar, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, BUMN, BUMD, serta para kepala desa turut hadir dalam pembukaan.

Dalam sambutannya, Verna menegaskan Festival Bunga Desa merupakan wujud komitmen pemerintah daerah untuk memastikan pelayanan dan pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat hingga tingkat desa.

“Festival Bunga Desa adalah inisiatif penting dari pemerintah daerah yang bertujuan membawa manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui festival ini, kami berusaha mendekatkan pelayanan dan pembangunan langsung kepada masyarakat di tingkat desa,” kata Verna.

Menurutnya, festival tersebut merupakan pengembangan dari program Bupati Ngantor di Desa yang selama ini dijalankan di berbagai wilayah Kabupaten Poso. Konsepnya kini diperluas dengan menghadirkan pelayanan terpadu, pelestarian budaya, promosi produk lokal, serta kegiatan sosial yang melibatkan berbagai mitra pemerintah.

Verna menegaskan penyelenggaraan Festival Bunga Desa sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Poso 2026–2029 untuk mewujudkan daerah yang lebih maju, berdaya saing, dan berkelanjutan. Ia menekankan bahwa setiap program harus berorientasi pada pelayanan publik yang efektif dan berkeadilan.

Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Poso juga meluncurkan Program Mesale Banua 2026. Program berbasis gotong royong itu difokuskan pada penanganan kemiskinan melalui renovasi rumah tidak layak huni bagi masyarakat kelompok desil 1 dan desil 2, dengan melibatkan pemerintah, sektor swasta, perbankan, hingga swadaya masyarakat.

Rangkaian kegiatan turut diwarnai pelepasan 301 petugas Sensus Ekonomi 2026 yang akan melakukan pendataan dari rumah ke rumah mulai 15 Juni hingga 31 Agustus mendatang. Pemkab Poso berharap Festival Bunga Desa menjadi momentum memperkuat sinergi pemerintah dan masyarakat, sekaligus memperkenalkan potensi desa serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.