PALU – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palu, Agus Santoso, bersama jajaran menemui Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, di rumah jabatan Wali Kota Palu, Senin (27/04).

Kehadiran BPS tersebut dalam rangka menyampaikan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 serta langkah pemutakhiran data pelanggan listrik berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Kepala BPS Kota Palu, Agus Santoso, menjelaskan, sensus ekonomi akan dilaksanakan mulai pertengahan Mei hingga Agustus 2026.

“Sensus ekonomi akan diawali apel siaga yang direncanakan akan dipimpin Wali Kota Palu,” katanya.

Selain sensus, BPS juga tengah melakukan kegiatan pencocokan dan pemadanan data pelanggan PLN dengan NIK.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara data pelanggan listrik dengan identitas kependudukan.

Menurut Agus, selama ini masih ditemukan ketidaksesuaian antara data pelanggan listrik dengan pemilik rumah yang sebenarnya.

Oleh karena itu, proses pemutakhiran ini dinilai penting untuk meningkatkan akurasi data.

Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid menyampaikan dukungan penuh terhadap seluruh program yang dijalankan BPS.

Kata dia, sensus ekonomi memiliki peran strategis dalam menyediakan data yang valid sebagai dasar perencanaan pembangunan.

“Ini merupakan program nasional yang sangat penting, sehingga perlu kita dukung bersama agar pelaksanaannya berjalan sukses,” ujarnya.

Hadi mengatakan pentingnya integrasi data pelanggan listrik dengan NIK, yang diyakini dapat mendorong ketepatan sasaran dalam pemberian subsidi listrik kepada masyarakat. ***