PALU – Pemerintah Kota (Pemkot) Palu menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah pihak, termasuk perwakilan komunitas penyandang disabilitas, di ruang rapat Bappeda Kota Palu, Rabu (29/04).
Rapat yang dipimpin Sekretaris Bappeda Kota Palu, Moh. Fahri itu menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mempersiapkan pelaksanaan pengukuran kompetensi bagi calon pekerja dari kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai aspek teknis dan strategis terkait pelaksanaan pengukuran kompetensi, mulai dari mekanisme pelaksanaan, kesiapan peserta, hingga dukungan lintas sektor agar kegiatan dapat berjalan optimal dan inklusif.
Sekretaris Bappeda Kota Palu, Moh. Fahri, mengatakan, sinergi antarinstansi dan pemangku kepentingan sangat penting untuk memastikan bahwa kelompok rentan mendapatkan kesempatan yang setara dalam mengakses dunia kerja.
“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk mendorong peningkatan kapasitas dan daya saing tenaga kerja dari kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas, agar mampu bersaing di dunia kerja,” ujarnya.
Rapat koordinasi ini turut dihadiri oleh perwakilan dari Balai Latihan Kerja Provinsi Sulawesi Tengah, Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kota Palu, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), Forum Madambarara, serta pihak terkait lainnya. ***

