POSO – Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Poso, Nasir, bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Poso, Heningsih E.G. Tampai, meninjau langsung lokasi yang diproyeksikan menjadi kantor Balai Pemasyarakatan (Bapas) Poso, Rabu (4/3).
Peninjauan difokuskan pada kondisi fisik bangunan, kelayakan sarana dan prasarana, hingga aksesibilitas yang dinilai krusial untuk memastikan layanan pembimbingan dan pengawasan dapat berjalan optimal.
Nasir mengatakan, pembentukan Bapas Poso merupakan strategi memperkuat sistem pemasyarakatan di daerah, untuk memperpendek rentang layanan pembimbingan dan pengawasan klien pemasyarakatan.
“Kami berharap rencana ini segera terealisasi agar pelayanan kepada masyarakat, khususnya klien pemasyarakatan akan lebih efektif, cepat dan terjangkau,” ujarnya.
Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, sebut Nasir, mendukung penuh pembentukan Bapas sebagai penguatan layanan berbasis wilayah.
“Kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi kunci agar seluruh tahapan berjalan optimal, akuntabel dan sesuai ketentuan perundang-undangan,” pungkasnya.
Peninjauan diakhiri dengan pembahasan langkah administratif serta teknis sebagai bahan usulan ke pimpinan untuk percepatan realisasi Bapas.

