PALU – Satuan Relawan Satria Raya (SATRIA) Sulawesi tengah (Sulteng) menggelar Temu SATRIA Sulteng bertema “Bergerak Bersama Mewujudkan Indonesia Raya” di Gedung Jodjokodi Convention Center (JCC), Kota Palu, Rabu (20/5).
Kegiatan tersebut dihadiri ribuan simpatisan dari Kabupaten Sigi, Kota Palu, dan Donggala. Sejumlah organisasi sayap Partai Gerindra turut hadir, di antaranya PIRA (Perempuan Indonesia Raya), TIDAR (Tunas Indonesia Raya), serta organisasi sayap partai lainnya.
Selain menjadi ajang konsolidasi organisasi, kegiatan tersebut juga dikemas dalam suasana hiburan dan silaturahmi. Panitia menghadirkan hiburan untuk para peserta dan membagikan sejumlah doorprize menambah antusias simpatisan hadir.
Turut hadir Dewan Pembina SATRIA Sulteng Rusdy Mastura, perwakilan Ketua DPD Gerindra Sulteng Longki Djanggola, Alimuddin Paada, anggota DPRD Provinsi dan kabupaten/kota dari Fraksi Gerindra, pengurus DPD Gerindra Sulteng, pengurus SATRIA provinsi dan kabupaten/kota, serta Sekretaris Umum SATRIA Sulteng, Nizar Rahmatu.
Ketua Umum SATRIA Sulteng, Mohamad Irwan Lapatta, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum penguatan kelembagaan sekaligus konsolidasi internal organisasi menjelang agenda politik mendatang.
Ia menjelaskan, awalnya kegiatan direncanakan dalam halal bihalal, namun baru dapat terlaksana setelah bulan Syawal karena menyesuaikan waktu dan kesiapan organisasi.
“Pertemuan ini menjadi bagian dari penguatan kelembagaan karena pengurus SATRIA Sulteng sudah terbentuk dan telah memiliki SK. Beberapa kabupaten/kota juga sementara dalam proses pembentukan, seperti Donggala, Tojo Una-Una, Parigi Moutong, Poso, Banggai, Banggai Laut, hingga Morowali,” ujarnya.
Irwan menegaskan, konsolidasi tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Partai Gerindra yang menargetkan kemenangan pada pemilihan legislatif, pemilihan presiden, hingga pemilihan kepala daerah di semua tingkatan.
Menurutnya, SATRIA sebagai organisasi sayap Partai Gerindra memiliki tanggung jawab ikut memperkuat struktur dan kerja politik partai di daerah.
“Harapannya tidak hanya menjadi slogan atau tagline, tetapi benar-benar diwujudkan melalui tindakan nyata. Setelah seluruh kepengurusan kabupaten/kota terbentuk, kami akan terus bergerak dan berkoordinasi,” katanya.
Mantan Bupati Sigi tersebut, menargetkan peningkatan perolehan kursi Gerindra di daerah pemilihan Donggala-Sigi pada Pemilu mendatang. Ia optimistis kekuatan kader dan jaringan relawan dapat mendorong pencapaian tersebut.
“Kita ingin Gerindra semakin kuat. Dengan kerja keras dan kekompakan, target politik partai bisa tercapai,” katanya.
Irwan juga menyebut SATRIA tidak hanya bergerak di bidang politik, tetapi turut fokus pada advokasi masyarakat kecil, kebencanaan, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.
Selain itu, komposisi kepengurusan SATRIA diisi berbagai elemen, mulai dari aktivis, mahasiswa, organisasi kepemudaan, hingga komunitas pencak silat dinilai menjadi kekuatan organisasi.
“Semua unsur itu kami satukan agar menjadi kekuatan besar untuk mendukung cita-cita partai dan hasil keputusan Rakerda,” jelasnya.
Di akhir sambutannya, Irwan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan simpatisan SATRIA yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPD Gerindra Sulteng Longki Djanggola, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, serta Wakil Ketua MPR RI Abcandra Muhammad Akbar yang disebut turut memberikan dukungan dan masukan bagi penguatan organisasi SATRIA di Sulawesi Tengah.
Sekadar informasi, pelantikan pengurus SATRIA Sulawesi Tengah dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026 mendatang.
REPORTER : **/IKRAM

