PALU, MAL – Sekretaris Kota (Sekkot) Palu, Irmayanti Pettalolo, secara simbolis menyerahkan rompi identitas kepada pelaku UMKM di Kawasan Baruga Street Food dan sekitarnya, Kota Palu, Senin (08/06) malam.
Pemberian seragam ini dilakukan oleh Pemerintah Kota Palu bersama Bank BTN sebagai wujud komitmennya dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Pada tahap awal, sekitar 900 rompi identitas akan didistribusikan kepada para pelaku UMKM.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palu, Rahmad Mustafa, Kepala Bank BTN Kantor Cabang Palu, Sigit Sulistiyo, serta sejumlah pejabat dan pihak terkait lainnya.
Program pemberian rompi identitas ini sekaligus mendukung penguatan pelaku UMKM serta mempercepat transformasi digital pada sektor usaha mikro di Kota Palu.
Sekkot Palu, Irmayanti Pettalolo, mengatakan, rompi yang diberikan bukan sekadar atribut kerja, melainkan simbol identitas resmi yang dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelaku usaha.
“Dengan adanya rompi ini, masyarakat akan lebih mudah mengenali pelaku UMKM yang telah terdata dan menjadi bagian dari ekosistem usaha yang dibina,” ujarnya.
Lebih lanjut, Irmayanti menjelaskan bahwa setiap rompi telah dilengkapi dengan barcode atau QR code yang terintegrasi dengan data pelaku usaha.
Inovasi tersebut memungkinkan masyarakat memperoleh informasi mengenai pelaku UMKM sekaligus melakukan transaksi secara digital dengan lebih mudah dan aman.
“Ini merupakan bagian dari upaya kita untuk mendorong digitalisasi UMKM. Masyarakat dapat mengetahui informasi pelaku usaha melalui barcode yang tersedia, sekaligus memanfaatkan sistem pembayaran digital yang telah disiapkan,” jelasnya.
Dia juga mengungkapkan bahwa jumlah pelaku UMKM di Kota Palu saat ini mencapai sekitar 3.000 usaha yang tersebar di berbagai lokasi.
Menurutnya, program tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat kapasitas UMKM agar semakin kompetitif dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta perubahan pola transaksi masyarakat.
“Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM. Semakin banyak transaksi digital yang dilakukan, maka semakin besar pula dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah,” tambahnya.
Melalui sinergi antara Pemerintah Kota Palu dan Bank BTN, para pelaku UMKM diharapkan semakin profesional dalam menjalankan usaha, memiliki identitas yang jelas, serta mampu memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***

