PALU, MAL – Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Hardi, secara simbolis melepas peserta Parade Nuansa Merah Putih di halaman kantor Wali Kota Palu pada Kamis (13/08).
Sekitar 300 anak TK Negeri Pembina Palu Wilayah II, Kecamatan Palu Timur dan Mantikulore, mengikuti kegiatan ini dengan penuh keceriaan.
Mengenakan pakaian bernuansa merah putih, anak-anak tampil antusias mengikuti parade sebagai bentuk partisipasi dalam menyemarakkan momentum kemerdekaan. Kegiatan ini sekaligus mengenalkan nilai-nilai kebangsaan sejak usia dini kepada peserta Parade Nuansa Merah Putih.
Kegiatan rutin tahunan tersebut mengusung tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.” Pengawas TK Negeri Pembina Palu, Meike Tompira, menjelaskan pemilihan tema nasional ini merupakan bagian dari upaya menanamkan semangat kebangsaan kepada anak sejak usia dini.
“Tema tahun ini kami mengambil tema nasional, yaitu Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur,” kata Meike Tompira.
Menurutnya, pembentukan karakter dan nasionalisme anak juga terus diperkuat melalui penerapan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat. Ia menilai, kegiatan seperti parade kemerdekaan dapat menjadi media pembelajaran yang menyenangkan bagi anak-anak untuk mengenal simbol, nilai, dan semangat kebangsaan melalui Parade Nuansa Merah Putih.
Wakil Wali Kota Imelda Liliana Muhidin memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan Parade Nuansa Merah Putih tersebut. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para guru dan orang tua yang telah memberikan dukungan sehingga parade dapat berlangsung meriah.
“Alhamdulillah bagus. Tadi TK Pembina Kota Palu berjumlah sekitar 300-an anak dan antusiasmenya besar, orang tuanya juga seperti itu,” kata Imelda Liliana Muhidin.
Imelda menegaskan bahwa penanaman kecintaan terhadap tanah air sebaiknya dilakukan sejak anak masih berada pada usia dini. Menurutnya, momentum peringatan kemerdekaan menjadi kesempatan yang tepat untuk memperkenalkan semangat nasionalisme dengan cara yang dekat dengan dunia anak.
“Kita berharap TK-TK lain juga bisa mengikuti. Kalau ada kegiatan-kegiatan, apalagi terkait Hari Ulang Tahun Kemerdekaan, kita mulai dari anak-anak usia dini,” ujarnya.
Ia menambahkan, anak-anak perlu dibiasakan mengenal Indonesia melalui berbagai kegiatan sederhana, termasuk menyanyikan lagu kebangsaan dan lagu-lagu nasional.
“Mereka sudah diajarkan bagaimana cinta pada tanah air, cinta pada bangsa, bagaimana menyanyikan lagu Indonesia Raya. Mereka sudah hafal dan juga lagu-lagu nasional,” lanjut Imelda. ***
