PALU – Momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah dimanfaatkan oleh Madani Obor Nusantara (MORA) untuk menghadirkan program sosial dan dakwah.
Program bertajuk Berkah Qurban Untuk Negeri ini menyasar masyarakat di wilayah perkotaan hingga pelosok Sulawesi Tengah.
Program qurban tahun ini dilaksanakan dalam dua skema sasaran yakni Qurban Palu dan Qurban Pelosok. Langkah ini diambil agar penyaluran daging qurban lebih merata dan tepat sasaran.
Pelaksanaan Qurban Palu berlangsung pada Kamis (28/05) di Kantor Madani Obor Nusantara, Kelurahan Tondo, Kota Palu. Sementara Qurban Pelosok dilaksanakan pada Jumat (29/05) di Dusun Toriapes, Kabupaten Parigi Moutong.
Kegiatan ibadah ini melibatkan puluhan relawan MORA Warriors yang membantu proses penyembelihan hingga distribusi.
Selain membagikan daging, Madani Obor Nusantara juga menghadirkan sejumlah program sosial tambahan seperti edukasi sosial dan dakwah kemanusiaan, pembagian paket nutrisi bagi ibu hamil, ibu menyusui dan anak balita, serta EduGames dan EduMotivasi untuk anak-anak pelosok.
“Kami ingin qurban bukan hanya selesai pada proses penyembelihan. Qurban harus menjadi jalan hadirnya kebahagiaan, kepedulian sosial, penguatan ukhuwah, dan syiar Islam yang lebih luas,” kata Direktur Eksekutif Madani Obor Nusantara, Muhammad Iqbal, SH.
Iqbal menjelaskan bahwa Qurban Palu difokuskan untuk membantu masyarakat dhuafa di sekitar kota yang membutuhkan. Sedangkan Qurban Pelosok diarahkan ke daerah terpencil yang minim pendaftar qurban dan jarang tersentuh program serupa.
“Di pelosok, masyarakat sangat jarang menikmati daging qurban. Karena itu kami ingin menghadirkan dampak yang lebih terasa melalui edukasi anak dan bantuan nutrisi,” kata Muhammad Iqbal.
Program tahunan ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat luas. Banyak warga dari luar daerah Kota Palu yang menitipkan ibadah qurbannya melalui panitia amil agar manfaatnya menyebar secara maksimal.

