KSS Disoroti, Cudy: Mereka Itu Tidak Suka Warga Sulteng Sejahtera

oleh
Program Kartu Sulteng Sejahtera Rusdy Mastura dan Ma'mun Amir.

PALU – Calon Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Rusdy Mastura menilai, jika ada yang menyoroti keberadaan Kartu Sulteng Sejahtera (KSS) berarti tidak ingin masyarakat Sulteng sejahtera, dan keluar dari garis kemiskinan.

Cagub Sulteng nomor urut 2 mengatakan, KSS ini dibuat oleh relawannya. Ini akan diwujudkan dalam program kerjanya jika terpilih. Jadi bukan dibuat untuk umbar janji

“Kartu Sulteng Sejahtera ini bukan saya yang buat, tetapi relawan saya. Karena program saya ini dilihat bagus, pro rakyat, tuntaskan kemiskinan. Makanya mereka tuangkan program saya ini dalam satu bentuk kartu, yang diberi nama kartu Sulteng Sejahtera,” ujar Rusdy Mastura yang saat ini (27/11) tengah berada di Kabupaten Parigi Moutong.

Menurutnya, jika ada yang menanyakan dari mana anggaran untuk program KSS itu. Menurutnya, Provinsi Sulteng ini sangat kaya, maka banyak yang bisa diambil sebagai sumber pendapatan.

“Ada yang tanya kepada saya dari mana diambil anggaran untuk program kartu Sulteng sejahtera itu. Sulteng banyak memiliki sumber kekayaan seperti tambang emas, galian C dan banyak lagi sumber kekayaan lainnya.

Hanya saja sumber sumber pendapatan itu mereka tidak kelola dengan baik. Kalau ada yang soroti Kartu KSS ini berarti mereka tidak suka melihat masyarakat Sulteng hidupnya lebih sejahtera,” ungkap Cudy sapaan akrab Rusdy Mastura ini.

Menurutnya lagi, miliaran anggaran bantuan dari pusat masuk, namun sayangnya tidak difokuskan untuk masyarakat, Pemerintah lebih memilih membangun gedung-gedung, bukan perbaikan jalan.

“Banyak jalan- jalan di Parigi, Donggala, di Kota Palu yang rusak. Kenapa bukan itu difokuskan perbaikan jalan. Untuk apa juga bangun gedung, apa manfaatnya buat rakyat,” ungkapnya.

Sementara itu menanggapai pemberitaan di salah satu media, ketua Komisi Pemilihan umum (KPU) Sulteng Tanwir Lamaming mengaku, tidak pernah mengatakan KSS itu tidak sah. Tetapi KSS itu bukan alat peraga kampanye.

“Saat ini pihak KPU belum memberikan keputusan final terkait persoalan kartu Sulteng Sejahtera. Masih mempelajari hasil usulan dari Bawaslu,” ujar Tanwir Lamaming baru baru ini.

Kontributor: Irma

Donasi Bencana Sulbar