Kota Palu Masih Kekurangan Perlengkapan Voting Day

oleh -
Dua pekerja tengah membuka plastik yang membalut kotak suara, untuk kemudian dirakit agar dapat digunakan di Pemilu bulan April mendatang, Rabu (20/2) di Gedung Gelanggang Olahraga (GOR) Madani Kota Palu. (FOTO: MAL/FALDI)

PALU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palu masih mengalami kekurangan 113 kotak suara yang akan digunakan pada Pemilihan Umum, 17 April mendatang di 1075 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di delapan kecamatan.

Berdasarkan data yang dikirim ke KPU RI, Kota Palu membutuhkan 5.483 kotak suara. Namun ketika tiba Selasa (19/02), malam, yang dikirim KPU RI baru 5.338 buah.

“Kekurangan tersebut tentunya bukan tanpa alasan, sebab memang kebutuhan kotak suara yang diminta oleh KPU Kota Palu belum terpenuhi selurunya,” kata Ketua KPU Kota Palu, Agussalim Wahid, Rabu (20/02).

Namun, kata dia, kekurangan itu sudah dikordinasikan ke pihak KPU provinsi dan nantinya dilanjutkan ke KPU RI.

Menurutnya, seluruh kotak suara yang diterima dalam keadaan baik.

“Sampe sekarang belum ada laporan kotak suara yang rusak,” katanya.

Selain kekurangan kota suara, kata dia, pihaknya juga masih mengalami kekurangan bahan lainnya yang akan digunakan saat pencoblosan nanti.

“Alhamdulillah, tinta kita sudah menerima sesuai kebutuhan yakni 2.158. Tapi dua item lainnya lagi seperti segel dan bilik pemungutan suara. Masing-masing kita kekurangan 19.387 keping segel dan 1.836 buah bilik pemungutan suara,” urainya.

Sementara, sambung Agus, untuk memenuhi seluruh kebutuhan pemilih yang akan mencoblos nanti, KPU Kota Palu memerlukan segel sebanyak 131.936 keping. Saat ini yang baru diterima baru sebanyak 112.549 segel.

Sedangkan bilik pemungutan suara, pihaknya membutuhkan sebanyak 4.316 bilik, sementara yang ada saat ini baru 2.480 buah.

Namun, kata dia, sama halnya dengan kotak suara, pihaknya juga telah mengordinasikan kebutuhan tersebut ke KPU provinsi agar segera dicukupkan sesuai kebutuhan.

Pantauan Media Alkhairaat di GOR Madani, ribuan kotak suara yang akan digunakan pada Pemilu nanti, sedang dalam masa perakitan oleh 25 pekerja, yang ditarget akan selesai dalam tempo empat hari.

Berdasarkan hasil penetapan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb), tanggal 18 Februari lalu, jumlah pemilih Kota Palu sebanyak 213.906 jiwa, ada ketambahan jumlah pemilih yang masuk sebanyak 59 jiwa dan pemilih yang keluar sebanyak 210 jiwa. (FALDI)