MAKKAH – Jamaah haji asal Kota Palu telah tiba di Padang Arafah untuk mempersiapkan diri menjalani puncak ibadah haji, yakni wukuf yang akan dilaksanakan besok, Selasa (26/5).

Setelah menjalani rangkaian ibadah di Kota Makkah, para jamaah diberangkatkan menuju Arafah bersama jutaan jamaah dari berbagai negara. Setibanya di lokasi, jamaah mulai menempati tenda yang telah disiapkan sambil memperbanyak ibadah, doa, dan menjaga kondisi fisik menjelang pelaksanaan wukuf.
Wukuf di Arafah merupakan rukun utama ibadah haji yang dilaksanakan pada 9 Dzulhijjah. Jamaah akan menjalani prosesi wukuf mulai waktu Dzuhur hingga Magrib sebelum melanjutkan perjalanan menuju Muzdalifah dan Mina untuk rangkaian mabit serta lempar jumrah.

“Rombongan kami baru baru tiba di Arafah. Perjalanan dari Mekkah ke Arafah memakan waktu 1 jam. Disini pelayanan nya bagus, tenda nya ber Ac dan tendanya tertata dengan bagus,” ujar Dahlia Rahmadani salah satu jamaah haji kota Palu kloter 10 BPN, yang dihubungi lewat WhatsApp.

Budi Utomo, ketua rombongan kloter 10 BPN mengatakan, wukuf di Arafah adalah puncak ibadah haji (rukun haji) pada 9 Zulhijah yang diisi dengan berdiam diri, berzikir, dan memanjatkan doa. Kegiatan utamanya meliputi: mendengarkan khotbah wukuf, salat Zuhur dan Asar berjemaah secara jamak taqdim, serta memperbanyak istigfar, shalawat, dan doa di dalam tenda hingga waktu Magrib.

“Kami di sini selalu diingatkan agar jamaah haji dapat menjaga kesehatan, mengatur pola makan, memperbanyak minum air putih, serta menghindari aktivitas berlebihan mengingat suhu panas di Tanah Suci,” ujar Budi Utomo.

Sesuai jadwal penyelenggaraan haji tahun 2026, pelaksanaan wukuf di Padang Arafah dijadwalkan berlangsung pada 26 Mei 2026 atau 9 Dzulhijjah 1447 Hijriah. “Kami di Arafah hanya satu hari saja dan dilanjutkan perjalanan ke Musdalifah,” ujarnya.