PALU, MAL. Pelantikan Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Sulawesi Tengah (Sulteng) periode 2025-2030 secara resmi digelar di Kota Palu pada 28 Juni. Ketua Umum Pengurus Besar (PB) IKA PMII, Fathan Subchi, melantik Rahmawati sebagai Ketua PW IKA PMII Sulteng terpilih, menandai babak baru bagi organisasi alumni tersebut.

Dalam sambutannya, Ketua PW IKA PMII Sulteng Rahmawati menegaskan bahwa pelantikan pengurus ini bukan sekadar seremoni. Ia menekankan bahwa ini adalah awal dari amanah besar untuk membangun organisasi alumni lebih solid, produktif, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Rahmawati meyakinkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bahwa IKA PMII memiliki banyak sumber daya manusia (SDM) berkualitas, termasuk para akademisi dan doktor yang siap mengabdikan diri untuk menyukseskan berbagai program pembangunan di Sulawesi Tengah.

Ia mengapresiasi sejumlah program pemerintah seperti Berani Cerdas dan Berani Sehat yang dinilai telah memberikan dampak positif dan manfaat nyata bagi masyarakat di berbagai daerah di Sulteng. Menurutnya, keberhasilan program-program ini patut diteruskan.

Namun, Rahmawati menyoroti perlunya percepatan pelaksanaan program Berani Lancar, khususnya yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur jalan. Banyak masyarakat di wilayah pedalaman, terutama petani, masih kesulitan dalam mengakses jalan yang memadai untuk mengangkut hasil panen ke pusat perdagangan.

Kondisi ini, menurut Rahmawati, menyulitkan upaya pengentasan kemiskinan. Ia menekankan bahwa sulit mengentaskan kemiskinan apabila akses jalan menuju wilayah-wilayah terpencil masih menjadi kendala utama bagi masyarakat.

Selain itu, program Berani Menyala juga menjadi perhatian. Berdasarkan aspirasi yang ia terima saat kunjungan ke daerah, masih terdapat desa-desa yang belum menikmati layanan listrik secara optimal, sehingga program ini perlu pemerataan.

Usai pelantikan Pengurus Wilayah IKA PMII Sulteng ini, akan segera digelar dialog publik sebagai wadah untuk menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat Sulteng. Salah satu isu utama yang akan didorong adalah persoalan dana bagi hasil (DBH) dari pemerintah pusat.

Rahmawati berpendapat bahwa Sulawesi Tengah, sebagai daerah dengan sumber daya alam melimpah yang memberikan kontribusi besar bagi penerimaan negara, seharusnya memperoleh porsi dana bagi hasil yang lebih berkeadilan.

Ia berharap hasil dari dialog tersebut dapat melahirkan rekomendasi kuat yang akan disampaikan kepada pemerintah pusat, termasuk kepada Komisi XI DPR RI, agar persoalan dana bagi hasil ini mendapat perhatian serius dan tuntas.

“Kami berharap pemerintah pusat memberikan perhatian lebih besar terhadap Sulteng. Daerah ini memberikan kontribusi besar bagi negara sehingga sudah sepatutnya memperoleh keadilan dalam pembagian dana bagi hasil,” kata Rahmawati.

Menutup sambutannya, Rahmawati mengajak seluruh alumni PMII untuk terus menjaga soliditas organisasi dan berkontribusi aktif bagi kemajuan Sulawesi Tengah.

Pada kesempatan pelantikan itu, Fathan Subchi juga menyerahkan kartu anggota kehormatan dan pemakaian almamater PMII kepada Gubernur Sulteng Anwar Hafid.

Susunan Pengurus Wilayah IKA PMII Sulteng periode 2025-2030 adalah Ketua Harian Rahmawati, Sekretaris Dr Sahran Raden, dan Bendahara Muhammad Safri.