PARIMO – Perkelahian berdarah kembali terjadi di wilayah Kecamatan Balinggi, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo).
Seorang petani bernama Nangka (59) tewas di tempat setelah terlibat duel menggunakan senjata tajam di area empang, Dusun IX Taman Sopo, Desa Malakosa, Kamis (16/4) sekitar pukul 16.30 WITA.
Peristiwa tragis ini bermula saat pelaku berinisial AE (43) datang ke lokasi sekitar pukul 16.00 WITA untuk memperbaiki pintu air empang. Namun, situasi berubah tegang ketika korban tiba dan mempertanyakan aktivitas tersebut.
Cekcok mulut pun tak terhindarkan. Ketegangan yang memuncak akhirnya berubah menjadi perkelahian sengit.
Dalam duel tersebut, pelaku diduga menggunakan senjata tajam jenis parang dan badik. Korban mengalami tiga luka tusuk di bagian perut yang menyebabkan ia meninggal dunia di lokasi kejadian.
Mendapat laporan warga, aparat kepolisian dari Polsek Sausu langsung bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengamankan situasi.
Kapolsek Sausu, IPTU Yakobus Mangopo, SH, mengatakan pihaknya segera melakukan olah TKP sekaligus mengamankan pelaku.
“Pelaku sudah kami amankan di Mapolsek Sausu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” tegasnya.
Sementara itu, jenazah korban telah dievakuasi ke Puskesmas Balinggi untuk keperluan visum. Polisi juga masih mendalami motif pasti serta kronologi lengkap insiden berdarah tersebut.
Kapolsek mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing emosi dalam menyelesaikan persoalan.
“Setiap masalah sebaiknya diselesaikan secara musyawarah atau melalui jalur hukum. Jangan sampai emosi sesaat berujung pada hilangnya nyawa,” ujarnya.
Peristiwa ini menjadi peringatan keras bahwa konflik kecil dapat berujung fatal jika tidak dikendalikan. Polisi memastikan proses hukum terhadap pelaku akan dilakukan secara tegas sesuai aturan yang berlaku.

