DONGGALA – Anggota DPRD Donggala, Firdaus, berharap, pelayanan di Dinas Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Donggala terus ditingkatkan.

Menurut Firdaus, jumlah jiwa yang telah memiliki administrasi kependudukan sangat berpengaruh terhadap besaran Dana Transfer Daerah (TKD)

“Semakin besar jumlah penduduk suatu daerah, semakin tinggi pula kebutuhan fiskal daerah yang menjadi variabel utama pemerintah pusat dalam menetapkan alokasi anggaran,” ujarnya, Senin (18/05).

Sebagai anggota Komisi I DPRD Donggala, ia terus mendesak agar layanan dan pembuatan dokumen administrasi kependudukan (adminduk) terus dioptimalkan.

Karena hal itu kata dia, selain berguna mencegah masalah data dan mempermudah akses masyarakat ke layanan public, juga dapat menambah dana TKD.

“Kami minta Dukcapil lebih agresif lagi melakukan edukasi terkait Identitas Kependudukan Digital (IKD). Jemput bola agar masyarakat di wilayah terluar atau pelosok bisa mendapatkan dokumen dengan mudah,” tegasnya.

Selain jumlah jiwa, politisi PKB ini menjelaskan, indikator lain yang turut memengaruhi perhitungan TKD adalah luas wilayah, Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Selain itu, Indeks Kemahalan Konstruksi (IKK), dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Oleh sebab itu, saya meminta Dukcapil agar segera melakukan perbaikan dalam pelayanan data kependudukan, sehingga dana TKD kita yang dipotong bisa dikembalikan ke daerah,” pungkasnya. ***