SIGI – Yayasan Mombine Pakaroso mulai mempersiapkan peresmian organisasi yang akan bergerak di bidang sosial, pendidikan, kesehatan, ekonomi dan keagamaan di Kabupaten Sigi.

Ketua Yayasan Mombine Pakaroso, Hj. Nurbaya, Senin (18/5), mengatakan yayasan tersebut dibentuk sebagai wadah pengabdian masyarakat yang lebih terarah dan memiliki dasar hukum dalam menjalankan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Visi misi kami jelas untuk kesejahteraan masyarakat. Apa yang bisa kami bantu di bidang kesehatan, pendidikan, sosial maupun keagamaan, itu yang akan kami lakukan,” ujar Nurbaya saat rapat bersama jajaran pengurus.

Ia menjelaskan, pembentukan Yayasan Mombine Pakaroso berawal dari kebersamaan tim pemenangan pasangan Berani pada Pemilihan Gubernur Sulawesi Tengah serta tim pemenangan kepala daerah di Kabupaten Sigi.

“Karena kami bermukim di Kabupaten Sigi, akhirnya kami membentuk Yayasan Mombine Pakaroso yang lebih fokus untuk masyarakat Kabupaten Sigi,” katanya.

Menurut Nurbaya, sebelum dibentuk secara resmi, pihaknya telah aktif menjalankan berbagai kegiatan sosial dan keagamaan melalui sejumlah organisasi perempuan, majelis taklim, hingga karang taruna.

“Untuk kegiatan keagamaan sebenarnya kami sudah lama bergerak melalui berbagai organisasi dan komunitas. Namun agar lebih spesifik dan terarah, akhirnya kami membentuk yayasan sendiri,” jelasnya.

Ia menyebutkan, peresmian Yayasan Mombine Pakaroso direncanakan berlangsung pada 24 September mendatang dan dirangkaikan dengan refleksi perjalanan dua tahun tim Berani Pakaroso.

Selain itu, yayasan tersebut disebut telah memiliki jaringan kepengurusan di 16 kecamatan di Kabupaten Sigi, mulai dari Nokilalaki, Palolo, Kulawi, Pipikoro hingga Lindu.

Adapun sejumlah kegiatan yang selama ini dijalankan antara lain kunjungan ke pondok pesantren tahfiz Quran, silaturahmi ke panti asuhan, serta bantuan sosial kepada masyarakat.

“Kami juga rutin melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Tahfiz Quran di Desa Rogo, Kulawi Selatan, serta kegiatan sosial lainnya. Setelah yayasan ini resmi, kami akan lebih leluasa bergerak karena sudah memiliki dasar hukum,” pungkasnya.