PALU, MAL – Mengusung semangat “Untad Sangurara: Berkarya Bersama Membangun Cita Menuju Untad Mendunia”, Dr. Rustam Abd Rauf, S.P., M.P., menyiapkan sejumlah gagasan pembenahan tata kelola Universitas Tadulako (Untad) dalam pencalonannya sebagai bakal calon rektor periode 2027-2031.

Salah satu gagasan yang menjadi perhatiannya adalah mendorong keterbukaan informasi dan pembenahan sistem pengelolaan anggaran universitas melalui penerapan desentralisasi, sehingga fakultas memiliki ruang lebih luas dalam mengelola anggaran sesuai kebutuhan masing-masing.

Gagasan tersebut disampaikan Rustam setelah resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Rektor Untad. Berkas pendaftarannya diterima Panitia Pemilihan Rektor Untad, Jumat (6/11).

Rustam menilai, transparansi dalam pengelolaan keuangan merupakan bagian penting dari upaya membangun tata kelola universitas yang lebih terbuka dan memberikan manfaat bagi seluruh sivitas akademika.

Ia berpandangan, pola pengelolaan anggaran yang selama ini cenderung sentralistik perlu diarahkan menuju sistem desentralisasi agar pemanfaatan anggaran dapat lebih disesuaikan dengan kebutuhan setiap fakultas.

“Visi misi saya adalah memberikan keterbukaan informasi, terutama dalam penggunaan anggaran. Selama ini saya melihat pengelolaan anggaran masih sentralistik. Ke depan, jika saya terpilih menjadi rektor, saya ingin mendorong desentralisasi sehingga penggunaan dana lebih banyak berada di fakultas-fakultas,” jelasnya.

Selain pembenahan tata kelola keuangan, Rustam juga berharap proses pemilihan rektor berlangsung secara demokratis, transparan, dan mengedepankan kepentingan kemajuan institusi.

Ia menyampaikan apresiasi kepada panitia yang telah menerima berkas pendaftarannya. Menurutnya, pemilihan rektor merupakan bagian dari demokrasi kampus yang harus diarahkan untuk menghasilkan kepemimpinan yang mampu membawa Untad menjadi lebih baik.

“Semoga proses pemilihan rektor ini menjadi pesta demokrasi yang kita jalankan semata-mata untuk kemajuan Untad. Saya berharap melalui proses ini, Untad bisa menjadi lebih baik,” ujarnya.

Rustam juga menyoroti persoalan keanggotaan senat yang selama ini masih menjadi perhatian dalam proses pemilihan rektor. Ia berharap persoalan tersebut dapat segera diperbaiki agar seluruh tahapan pemilihan berjalan dengan baik.

“Harapan saya, seluruh proses pemilihan rektor ini berjalan lancar. Terkait persoalan keanggotaan senat yang selama ini masih dipersoalkan, saya berharap hal tersebut segera diperbaiki,” tambahnya.

Berdasarkan informasi pendaftaran hingga hari ini, terdapat tiga bakal calon rektor yang telah mendaftarkan diri, yakni Prof. Dr. Muhammad Khairil, M.H., M.Si., Prof. Dr. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., dan Dr. Rustam Abd Rauf, S.P., M.P.

Panitia Pemilihan Rektor Untad dijadwalkan menutup pendaftaran pada 10 November 2026 pukul 16.00 WITA. Dengan demikian, kesempatan bagi kandidat lain untuk mendaftarkan diri masih terbuka hingga batas waktu yang telah ditentukan. *