MOROWALI, MAL – Baru sekitar dua pekan beroperasi, pelayanan Samsat Drive Thru Sangiang Kinambuka di Desa Keurea, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, telah membukukan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sekitar Rp100 juta.

Pelayanan pembayaran pajak kendaraan melalui layanan drive thru tersebut mulai beroperasi sejak 24 Agustus 2026.

Kepala UPTD Samsat Morowali Herman, SE, MM mengatakan, capaian tersebut menunjukkan respons positif masyarakat terhadap inovasi pelayanan pajak kendaraan yang lebih dekat dan mudah diakses.

“Pelayanan buka mulai 24 Agustus lalu. Hingga hari ini sudah memperoleh pembayaran pajak kendaraan cukup besar,” kata Herman kepada awak media, Kamis (3/9).

Menurutnya, pembayaran PKB melalui layanan tersebut tidak hanya berasal dari kendaraan roda empat. Sebagian besar pembayaran justru didominasi sepeda motor milik karyawan perusahaan dan masyarakat umum.

Herman mengatakan, UPTD Samsat Morowali terus melakukan inovasi untuk meningkatkan penerimaan PKB, salah satunya dengan mendekatkan layanan pembayaran kepada masyarakat melalui sistem drive thru.

” Inovasi dengan mendekatkan pelayanan ke masyarakat terus dilakukan. Hal ini penting untuk memudahkan pemilik kendaraan mengurus pajak kendaraan,” ujarnya.

Tidak berhenti di Bahodopi, Samsat Morowali juga berencana kembali membuka layanan pembayaran pajak kendaraan di wilayah Kecamatan Witaponda pada 2027. Pelayanan tersebut nantinya akan ditempatkan di Kantor Camat Witaponda.

Di sisi lain, UPTD Samsat Morowali menargetkan penerimaan PKB pada 2026 mencapai sekitar Rp45 miliar.

Dari target tersebut, sekitar Rp30 miliar merupakan opsen Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Morowali, sedangkan Rp15 miliar merupakan opsen PAD Provinsi Sulawesi Tengah.

Herman optimistis target tersebut dapat tercapai hingga akhir Desember 2026. Menurutnya, perluasan akses pelayanan melalui inovasi drive thru menjadi salah satu upaya untuk mendorong peningkatan penerimaan pajak kendaraan.

“Saya optimistis target tercapai hingga akhir Desember seiring inovasi drive thru,” katanya.

Ia menambahkan, optimalisasi penerimaan PKB di Kabupaten Morowali juga membutuhkan dukungan dan perhatian Pemerintah Kabupaten Morowali agar inovasi pelayanan dan peningkatan pendapatan daerah dapat berjalan maksimal. ***