MOROWALI, MAL – Keberagaman suku dan agama di Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, dinilai menjadi kekuatan sosial yang perlu dijaga bersama. Organisasi kemasyarakatan (ormas) didorong mengambil peran lebih besar dalam menjaga kerukunan, ketahanan sosial serta keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Dorongan tersebut disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Morowali, Rizal Badudin, saat membuka sosialisasi peran ormas dalam menjaga ketahanan sosial dan kamtibmas di Kantor Desa Bahodopi, Kamis (3/9).

Kegiatan yang mengusung tema “Wujudkan Morowali Mandiri” tersebut diikuti perwakilan organisasi kemasyarakatan se-Kecamatan Bahodopi. Hadir pula anggota DPRD Morowali, Kasat Binmas Polres Morowali dan Camat Bahodopi.

Rizal mengatakan, keberagaman masyarakat di Bahodopi harus dikelola melalui kebersamaan dan sinergi seluruh elemen masyarakat agar menjadi kekuatan dalam menjaga persatuan.

“Pertemuan hari ini diharapkan menjadi titik awal dan tolak ukur dalam upaya menyatukan pikiran untuk membangun Kabupaten Morowali bersama organisasi kemasyarakatan,” ujarnya.

Menurutnya, ormas memiliki posisi penting dalam membangun komunikasi di tengah masyarakat sekaligus membantu pemerintah menciptakan kondisi sosial yang aman dan harmonis.

Karena itu, Kesbangpol berharap forum tersebut tidak hanya menjadi agenda sosialisasi, tetapi berkembang menjadi ruang dialog antara pemerintah dan ormas untuk membahas berbagai persoalan sosial yang berpotensi memengaruhi ketahanan masyarakat.

“Kami berharap agenda diskusi yang membangun dapat kita laksanakan dengan baik,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta juga mendapatkan materi mengenai peran organisasi kemasyarakatan dalam memperkuat kerukunan dan menjaga kondusivitas masyarakat.

Pemkab Morowali mendorong agar komunikasi antara pemerintah, aparat keamanan, organisasi kemasyarakatan dan masyarakat terus diperkuat.

Kolaborasi lintas elemen tersebut dinilai penting untuk menjaga ketahanan sosial dan kamtibmas sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang aman, harmonis dan kondusif.

Sinergi tersebut diharapkan menjadi salah satu modal sosial dalam mendukung terwujudnya Morowali Mandiri.***