Palu – Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (DKIPS) Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Workshop Literasi Digital. Kegiatan ini digelar di SMA Negeri 9 Sigi, Desa Pakuli, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi, Rabu (5/4).

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (DKIPS) Prov. Sulawesi Tengah Hasim R. mengatakan, workshop ini merupakan salah satu kegiatan tahunan yang diadakan oleh DKIPS Sulteng, dengan mengunjungi sekolah-sekolah yang ada di Sulawesi Tengah untuk memberikan literasi mengenai media sosial dan dunia digital.

Peserta pada workshop ini sebanyak 50 orang yang terdiri dari siswa dan siswi kelas 11 dan beberapa Tenaga Pendidik SMA Negeri 9 Sigi dengan mengangkat tema “Cerdas Bermedia Sosial Bagi Pemilih Pemula Berbasis Gender Dalam Menghadapi Pemilu 2024”.

Hasim R menjelaskan bahwa literasi digital terhadap media sosial sangat penting untuk diketahui. Apalagi saat ini sudah memasuki momen pesta demokrasi untuk menghadapi Pemilu tahun 2024. Dan pada momen ini, sangat banyak informasi yang tidak benar (hoax) tersebar dengan luas.

“Tidak bisa dipungkiri banyak dari pengguna itu hanyut terhadap media sosial. Hanyut dalam artian tidak mampu mengendalikan dirinya, dan tentunya akan merugikan dirinya sendiri serta orang lain,” ujar Hasim.

Selanjutnya, dia juga menjelaskan dalam bermedia sosial ini kita harus cerdas, baik dalam memberikan informasi maupun menyebarluaskan informasi. Sehingga, media sosial tidak disalahgunakan ke hal-hal yang merugikan.

Beberapa hal yang paling sering dijumpai dan menimbulkan kerugian diantaranya, mengupload hal yang berunsur pornografi, mengumpat dengan kata-kata kasar, berjudi, memberikan informasi palsu (hoax), penipuan dan yang paling sering dijumpai juga adalah adu domba antar masyarakat pendukung mendekati pemilu yang berujung dengan keributan.

“Hal-hal itu terjadi karena pengguna media sosial tidak cerdas, makanya harus dikasih cerdas!” tegasnya .

Pada kesempatan yang sama, Kepala Sekolah SMA Negeri 9 Sigi yang diwakili oleh Herlina selaku Guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia mengucapkan terima kasih dan sangat mengapresiasi kehadiran DKIPS Provinsi Sulawesi Tengah yang telah menyelenggarakan kegiatan ini, sehingga para siswa SMA Negeri 9 Sigi mengetahui bagaimana cara bermedsos dengan baik dan sudah tahu bagaimana itu berita hoax.

“Barangkali bukan hanya seperti saat ini. Kalau boleh diprogramkan di sekolah-sekolah setiap tahunnya agar adik-adik siswa/siswi dapat cerdas dalam bermedia sosial,” ujar Herlina.

Sementara itu, Haikal selaku Ketua OSIS SMA Negeri 9 Sigi merasa kegiatan ini sangat menyenangkan. Dia mengaku mendapat pengetahuan bagaimana ciri-ciri berita hoax, dan mengerti bahwa setiap berita yang ada harus dicek terlebih dahulu kebenarannya sebelum disebarluaskan.

“Dalam penggunaan media sosial saya belum terlalu mengetahui tentang berita hoax. Jadi, dengan adanya pelatihan ini saya bisa tau kalau berita itu bisa dicek dulu tidak boleh langsung dipercaya begitu saja, ” ucap Haikal.

Reporter: Irma