PALU, MAL — PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tengah (Bank Sulteng) tengah melakukan pemeliharaan sistem berkala pada aplikasi mobile banking guna meningkatkan kualitas Layanan Bank Sulteng dan keamanan transaksi nasabah.
Selama proses optimasi berlangsung, beberapa fitur seperti transfer antarbank, penarikan tunai via ATM Bersama, serta pembayaran QRIS melalui aplikasi untuk sementara tidak dapat diakses. Langkah strategis ini diambil guna memenuhi standar keandalan infrastruktur teknologi informasi perbankan yang sesuai dengan regulasi industri terkini.
Manajemen memastikan nasabah tetap bisa melakukan cek saldo, mutasi rekening secara real-time, top-up e-wallet, hingga pembayaran tagihan rutin melalui aplikasi. Selain itu, transaksi transfer antar-rekening internal Bank Sulteng tetap berfungsi normal tanpa kendala bagi seluruh pengguna.
Untuk keperluan transaksi lainnya, seluruh jaringan kantor cabang dan ATM Bank Sulteng tetap beroperasi penuh selama 24 jam. Layanan penarikan tunai dan transfer antarbank juga dapat dilakukan melalui kantor cabang menggunakan sistem BI-RTGS atau SKNBI tanpa dikenakan biaya transfer.
“Kami memahami bahwa kondisi ini dapat menimbulkan ketidaknyamanan. Oleh karena itu kami mohon maaf atas kendala yang terjadi dan mengucapkan terima kasih atas kesabaran, pengertian, serta kepercayaan yang telah diberikan kepada kami,” ujar Moh Abduh Borman, Humas Bank Sulteng.
Pihak manajemen menegaskan kepada pemegang saham dan masyarakat luas bahwa seluruh dana nasabah serta data transaksi berada dalam kondisi sangat aman. Upaya pemeliharaan rutin ini merupakan komitmen perusahaan untuk memperkuat daya saing digital dan menjaga kualitas Layanan Bank Sulteng secara berkelanjutan.
