TOUNA, MAL — Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una secara resmi meluncurkan operasional perdana armada SB Numa Express yang melayani rute transportasi laut reguler rute Wakai-Ampana (pulang-pergi). Peresmian ini dilakukan untuk memperkuat konektivitas antara wilayah daratan dan kepulauan di daerah tersebut.

Kegiatan peluncuran berlangsung di Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Ampana pada Kamis (02/07). Asisten Administrasi Umum Setdakab Tojo Una-Una, Alimudin Muhammad, hadir mewakili Bupati untuk meresmikan layanan transportasi laut yang dinilai strategis bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam sambutannya, Alimudin menyampaikan apresiasi kepada manajemen SB Numa Express atas komitmennya menghadirkan armada yang lebih cepat dan nyaman. Kehadiran kapal ini menjadi kabar baik bagi warga kepulauan yang selama ini sangat bergantung pada moda transportasi laut untuk mobilitas harian.

“Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Tojo Una-Una, kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada manajemen SB Numa Express yang telah menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pelayanan transportasi laut,” ujar Alimudin Muhammad.

Alimudin menjelaskan bahwa karakteristik geografis Touna yang terdiri atas ratusan pulau menjadikan sektor transportasi sebagai urat nadi perdagangan, pendidikan, kesehatan, hingga pariwisata. SB Numa Express diharapkan mampu memangkas waktu tempuh sehingga mobilitas masyarakat menjadi lebih efisien dan produktif.

“Transportasi yang cepat dan berkualitas menjadi faktor penting untuk meningkatkan daya saing destinasi wisata Kabupaten Tojo Una-Una,” ungkap Alimudin Muhammad.

Selain manfaat ekonomi, operasional SB Numa Express diyakini akan memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata, khususnya akses menuju Kepulauan Togean. Kemudahan transportasi diharapkan mampu menarik lebih banyak kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara ke taman laut yang menjadi primadona Touna tersebut.

Pihak Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una juga mengingatkan operator agar memprioritaskan standar keselamatan pelayaran di atas segalanya. Seluruh awak kapal diminta memberikan pelayanan profesional dan disiplin agar penumpang merasa aman selama menggunakan layanan penyeberangan tersebut.

Langkah ini sejalan dengan visi pembangunan daerah untuk mewujudkan masyarakat yang maju dan sejahtera melalui penguatan infrastruktur penunjang. Alimudin mengajak semua elemen masyarakat untuk menjaga fasilitas yang ada dengan semangat Sivia Patuju atau bersama satu tujuan dalam membangun daerah.