PALU, MAL – Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII), Fathan Subchi, menegaskan bahwa pelantikan Pengurus Wilayah (PW) IKA PMII Sulawesi Tengah periode 2025–2030 di Palu pada 28/06 harus menjadi titik awal kerja nyata dan kontribusi signifikan bagi pembangunan daerah.

Fathan Subchi menyampaikan hal ini usai pelantikan PW IKA PMII Sulawesi Tengah. Ia juga mengapresiasi kehadiran Gubernur Sulawesi Tengah yang dinilai memiliki semangat kepemimpinan serta keberpihakan kepada masyarakat dalam berbagai kebijakan.

“Prinsipnya, setiap kebijakan harus memberikan kemaslahatan bagi masyarakat. Kreativitas dan inovasi harus didukung selama tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat,” kata anggota Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) itu.

Fathan menyoroti pentingnya pembangunan sumber daya manusia yang tidak hanya berorientasi pada pendidikan. Menurutnya, aspek kesehatan, ketahanan pangan, dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan juga merupakan fondasi krusial bagi kemajuan daerah, sejalan dengan konsep pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Ia juga menekankan bahwa transformasi pembangunan tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah. Dibutuhkan kolaborasi kuat dari seluruh elemen, termasuk organisasi alumni seperti IKA PMII Sulawesi Tengah, perguruan tinggi, masyarakat sipil, dunia usaha, dan legislatif.

“Transformasi dan kolaborasi menjadi kata kunci. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri menghadapi tantangan semakin kompleks. Seluruh elemen masyarakat harus ikut mengambil peran,” ujarnya.

Fathan berharap IKA PMII Sulawesi Tengah mampu menjadi mitra strategis pemerintah. Ini dapat dilakukan dengan menghadirkan gagasan konstruktif, kritik yang membangun, serta dukungan terhadap berbagai program pembangunan daerah.

Alumni PMII memiliki tanggung jawab moral untuk terus menjaga keseimbangan antara fungsi kontrol sosial dan semangat kolaborasi demi kepentingan masyarakat. Ia juga menyinggung pentingnya menjaga stabilitas politik dan kepastian kebijakan sebagai prasyarat keberhasilan pembangunan.

Di tengah dinamika nasional, sinergi antara pemerintah, DPR, organisasi masyarakat, akademisi, dan dunia usaha menjadi faktor penting dalam mempercepat pembangunan daerah, termasuk di Sulawesi Tengah.

Mengakhiri sambutannya, Fathan mengajak seluruh pengurus IKA PMII Sulawesi Tengah yang baru dilantik untuk segera bekerja dan membuktikan kontribusi organisasi melalui program-program yang nyata.

“Selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Pelantikan ini bukan akhir, melainkan awal untuk bekerja bersama mewujudkan Sulawesi Tengah yang semakin maju, sejahtera, dan memiliki sumber daya manusia yang unggul,” tutup Fathan.